,
menampilkan: hasil
Pemkot dan TP PKK Pontianak Kirim Bantuan Bagi Korban Banjir
Enam Unit Truk Bermuatan Bantuan Menuju ke Sintang
PONTIANAK - Bantuan bagi korban bencana banjir di beberapa wilayah Provinsi Kalbar terus mengalir. Tak terkecuali dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak juga turut memberikan bantuan kemanusiaan dengan mengirimkan lima unit armada truk bermuatan makanan, obat-obatan, pakaian layak pakai dan lainnya serta satu unit truk dari Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan bantuan yang total berjumlah enam unit truk ini merupakan hasil penggalangan donasi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pontianak maupun kader PKK se-Kota Pontianak yang dihimpun selama sepekan. Selanjutnya bantuan-bantuan tersebut dikirim menggunakan armada truk dengan pengawalan dari BPBD Kota Pontianak dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak menuju ke Kabupaten Sintang untuk disalurkan ke wilayah Sintang dan wilayah lainnya yang terdampak bencana banjir.
"Jadi nanti ini diantarkan oleh panitia melalui BPBD Kabupaten Sintang. Sementara bantuan ini kita drop di Sintang dan selanjutnya disana yang akan mengatur penyalurannya," ujarnya usai melepas keberangkatan enam unit armada truk berisikan bantuan di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Minggu (21/11/2021).
Edi berharap bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban masyarakat di Kabupaten Sintang dan sekitarnya yang terdampak bencana banjir. Menurutnya, saat ini masyarakat di wilayah terdampak sangat membutuhkan bantuan, baik itu makanan, obat-obatan maupun pakaian layak pakai. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Pontianak yang juga ikut peduli mengulurkan bantuan bagi mereka yang terkena bencana banjir.
"Saya juga mengajak semua pihak untuk ikut peduli dengan memberikan bantuan bagi para korban banjir, baik di Kabupaten Sintang maupun daerah-daerah sekitarnya," ucapnya.
Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie Kamtono menuturkan, TP PKK Kota Pontianak juga turut berpartisipasi dalam mengulurkan bantuan bagi para korban bencana banjir di Sintang dan sekitarnya dengan mengirimkan satu unit armada truk bermuatan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat di sana. Bantuan ini dihimpun dari para kader-kader PKK yang ada di kecamatan dan kelurahan serta di jajaran pengurus TP PKK Kota Pontianak.
"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap mereka yang tengah mengalami musibah banjir," pungkasnya. (prokopim)
Peringati Hari Pohon Sedunia, Wako Edi Kamtono Tanam Pohon di Serdam
PONTIANAK - Momentum Hari Pohon Sedunia atau World Tree Day yang jatuh tepat tanggal 21 November 2021 diperingati Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dengan menanam pohon bersama komunitas serta camat dan lurah secara simbolis di lokasi-lokasi yang dinilai perlu adanya penanaman pohon. Edi memilih menanam pohon di tepian Parit Sungai Raya Dalam yang sudah selesai penurapannya.
"Kita akan jadikan kawasan asri, teratur dan bersih dengan pohon peneduh di sepanjang jalan sehingga memberikan suasana teduh di kawasan itu," ujarnya usai menanam pohon, Minggu (21/11/2021).
Di hari Pohon Sedunia ini juga ia mengajak warga Kota Pontianak giat menanam pohon di manapun tempat yang layak untuk ditanami pohon. Jenis pohon yang ditanami bisa pohon peneduh atau buah-buahan.
"Tetapi yang paling penting, kita mengajak masyarakat memelihara dan merawat pohon-pohon yang ada karena pohon itu sangat berguna bagi lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya," tuturnya.
Menurut Edi, banyak kegunaan dan manfaat pohon, selain memproduksi oksigen, pohon juga menyerap karbondioksida serta gas-gas beracun lain. Pohon juga berfungsi untuk keindahan dan keasrian lingkungan sehingga membuat siapapun merasa nyaman.
"Oleh sebab itu, mengingat fungsi pohon yang sangat vital bagi makhluk hidup dan lingkungan, maka menjaga dan merawat pohon merupakan upaya yang penting untuk keberlangsungan kehidupan di bumi ini," pesannya. (prokopim)
Sekda Mulyadi Lepas Armada ACT Bantuan Korban Banjir
PONTIANAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi melepas keberangkatan armada yang berisikan bantuan kemanusiaan yang dikoordinir Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalbar di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak, Sabtu (20/11/2021).
"Aksi ini merupakan hal yang positif dan kami sangat mendukung aksi kemanusiaan seperti ini," ujarnya usai melepas keberangkatan armada angkutan bantuan bagi korban musibah bencana banjir.
Ia berharap armada yang bermuatan bantuan bagi korban banjir di beberapa wilayah ini tidak mengalami hambatan selama perjalanan hingga sampai dengan selamat di tujuan dan sekembalinya. Bantuan yang terkumpul dan dikoordinir oleh ACT Kalbar ini merupakan sumbangan dari masyarakat yang ikut peduli membantu sesama yang tengah mengalami musibah banjir. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sangat mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh ACT dan komunitas-komunitas yang tergabung di dalamnya beserta mitra-mitra ACT dalam melakukan aksi sosial kemasyarakatan ini.
"Ini adalah tugas mulia, lakukan secara ikhlas, Insyaallah, Allah akan memberikan balasan yang terbaik," ucap Mulyadi.
Sekda meminta apa yang telah dilakukan ini selalu berkesinambungan. Apalagi masalah yang dihadapi paska banjir adalah masalah kesehatan.
"Kedepan kita akan sinergikan dengan lembaga atau institusi terkait untuk memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan korban musibah banjir," ungkapnya.
Kepala Cabang ACT Kalbar, Dwi Fajar Ramadhoni menerangkan, sebelumnya pihaknya sudah lima kali menyalurkan bantuan serupa bagi korban banjir ke beberapa wilayah terdampak seperti di Sintang, Sanggau, Sekadau dan Kapuas Hulu.
"Bantuan yang dilepas hari ini ditujukan ke tiga wilayah yakni ke Kabupaten Sanggau, Sekadau dan berakhir di Sintang," sebutnya.
Dirinya berharap kedepan ACT Kalbar bisa berkolaborasi dengan Pemkot Pontianak untuk menyalurkan bantuan alat-alat kesehatan dan obat-obatan," sebutnya.
Atas nama ACT Kalbar, Dwi menyampaikan ucapan terima kasih kepada mitra-mitra ACT yang telah mendukung aksi kemanusiaan ini melalui donasi-donasinya sehingga bantuan ini bisa terkumpul untuk disalurkan kepada korban banjir di Kalbar.
"Doakan semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat pahala dari Allah, SWT," tutupnya. (prokopim)
Rakon XX BKOW-GOW, Tingkatkan Literasi Digital Industri 4.0
Rakon XX BKOW-GOW, Tingkatkan Literasi Digital Industri 4.0
Pontianak Tuan Rumah Rakon BKOW-GOW se-Kalbar
PONTIANAK - Kota Pontianak menjadi tuan rumah Rapat Konsolidasi (Rakon) XX Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kalimantan Barat (Kalbar). Rakon yang digelar selama dua hari, tanggal 19 - 20 November 2021 di Hotel Kapuas Palace, mengangkat tema 'Meningkatkan Literasi Digital Perempuan Dalam Menghadapi Era Industri 4.0'.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai tema yang diusung pada Rakon XX BKOW-GOW se-Kalbar ini sangat tepat dalam rangka meningkatkan literasi digital 4.0 bagi kalangan kaum wanita yang tergabung dalam BKOW-GOW.
"Saya yakin para kaum wanita sudah banyak yang mengikuti perkembangan teknologi digital dan harapan saya melalui rakon ini para peserta bisa lebih jauh lagi dalam menerapkan kemampuannya dalam hal teknologi digital," ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan peserta Rakon XX BKOW-GOW se-Kalbar, Jumat (19/11/2021) malam.
Menurutnya, pandemi Covid-19 memberikan pelajaran bagi semua, dimana tidak sedikit aplikasi-aplikasi yang tercipta dan dimanfaatkan oleh kaum wanita. Sebagai contoh, sebelumnya pembelajaran tatap muka di sekolah ditiadakan, proses belajar mengajar dilakukan secara daring. Hal itu secara tidak langsung melibatkan ibu-ibu dalam membimbing anak-anaknya untuk menggunakan perangkat teknologi. Demikian pula para guru menjadi terbiasa memanfaatkan teknologi digital.
"Sehingga saya melihat beberapa yang tadinya gagap teknologi, akibat kondisi pandemi yang mengharuskan kita memanfaatkan perangkat teknologi, sekarang menjadi melek teknologi," ungkapnya.
Ketua Umum BKOW Provinsi Kalbar, Erlinawati Nasir menerangkan kegiatan Rakon BKOW-GOW ini merupakan agenda rutin tahunan antara BKOW Provinsi Kalbar dan GOW kabupaten/kota se-Kalbar. Adapun tema yang diangkat sesuai dengan situasi dan kondisi terkini adalah 'Meningkatkan Literasi Digital Perempuan Dalam Menghadapi Era Industri 4.0'. Oleh sebab itu melalui rakon ini, peserta diberikan pelatihan, membuat video dengan aplikasi kinemaster dengan pemateri dari tim media dari BKOW.
"Tujuan dalam pelatihan ini untuk meningkatkan skill peserta rakon agar bisa menggunakan aplikasi digital," katanya.
Ia berharap kaum ibu harus melek teknologi dan mahir menggunakan aplikasi digital yang bisa dimanfaatkan sebagai wadah berbisnis dan berjualan secara online. Para kaum ibu tidak hanya sebagai konsumen dari toko atau lapak berjualan online.
"Tetapi bagaimana kita yang menjadi pelaku atau pedagang di toko online," imbuhnya.
Erlinawati menuturkan rakon yang digelar ini juga sebagai wadah mediasi antara BKOW dan GOW se-Kalbar untuk mengkomunikasikan dan menginformasikan keberadaan kondisi, kiprah, aktivitas serta permasalahan yang dihadapi untuk bersama-sama saling bahu-membahu mencari jalan keluar permasalahan yang ada.
"Rakon ini nantinya akan merumuskan dan merekomendasikan, baik rekomendasi internal untuk organisasi-organisasi anggota maupun rekomendasi internal yang akan disampaikan kepada pemerintah, baik itu Pemerintah Provinsi Kalbar maupun pemerintah kabupaten/kota," tuturnya.
Ketua GOW Kota Pontianak Norhasanah Bahasan menambahkan, pemilihan tema rakon kali ini sangat sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, yang dikenal sebagai revolusi industri 4.0. Terlebih kondisi yang sedang dialami saat ini dimana pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Rangkaian rakon diisi dengan berbagai kegiatan yang menyemangati dan meningkatkan kemampuan literasi para anggota BKOW dan GOW.
"Dimulai dengan pelatihan pembuatan video dengan aplikasi Kinemaster, lomba pembuatan video kreatif dan video promosi wisata kabupaten/kota," pungkasnya. (prokopim)