,
menampilkan: hasil
Tanggapi LKPJ Wali Kota, DPRD Serahkan 35 Rekomendasi
PONTIANAK — Sebanyak 35 rekomendasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak saat Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan II terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2022, di Gedung DPRD Kota Pontianak, Selasa (18/4/2023).
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebut, inti pembahasan dalam rekomendasi tersebut bertujuan untuk percepatan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak. Fokus pembahasan dalam rekomendasi itu juga soal wakaf bagi masyarakat muslim Kota Pontianak dalam mengurus proses pemakaman.
"Setelah ini kita akan tindak lanjuti segera. Terutama soal PAD harus digenjot dan pembenahan tapping box," katanya usai rapat.
Persoalan wakaf juga tengah dibenahi, khususnya perluasan lahan maupun perlengkapan fasilitas prosesi pemakaman, mulai dari memandikan, ketersediaan ambulance hingga dikuburkan. Bahasan menyebut selama ini yang melaksanakan wakaf masih pihak swasta dan memerlukan keterlibatan pemerintah daerah.
"Itu semua aspirasi masyarakat, sudah bisa dipahami maksudnya. Semoga bisa terlaksana dengan cepat," sebutnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Firdaus Zar'in menerangkan, seluruh rekomendasi pihaknya diperuntukkan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan di lingkungan Pemkot Pontianak. Dirinya mengimbau eksekutif di tahun ini mengejar target hasil evaluasi itu.
"Pontianak kan kota perdagangan dan jasa. Kita harus bisa memaksimalkan pendapatan dari sektor itu," ungkapnya.
Tanah wakaf setiap masjid juga diminta untuk diperhatikan. Firdaus menjelaskan, kehadiran pemerintah perlu mengurusi tanah wakaf. Dulu sempat ada bidang yang mengurus pemakaman di dinas kebersihan. Sekarang dirinya mendorong Pemkot Pontianak harus menyiapkan lahan untuk membuka kawasan.
"Makanya akan kita masukkan ke Bappeda Kota Pontianak untuk direncanakan. Dinas teknis yang khusus hilang bidangnya. Tapi saya rasa belum perlu, bisa kita kerja samakan dengan pihak ketiga," tutupnya. (prokopim/kominfo)
Jamin Keamanan Warga Berlebaran Lewat Opspol Ketupat Kapuas
Apel Gelar Pasukan Opspol Ketupat Kapuas 2023
PONTIANAK - TNI/Polri bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak telah mempersiapkan pengamanan menjelang perayaan Idulfitri 1444 Hijriyah di Kota Pontianak. Untuk memastikan kesiapan petugas, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan bersama Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi melakukan pemeriksaan petugas yang akan melakukan pengamanan pada Apel Gelar Pasukan Opspol Ketupat Kapuas 2023 di Halaman Mapolresta Pontianak, Senin (17/4/2023).
Bahasan mengatakan, perayaan lebaran tahun ini diperkirakan lebih ramai karena sudah diperbolehkannya arus mudik di berbagai wilayah di Indonesia setelah melewati masa pandemi beberapa tahun lalu. Meningkatnya aktivitas masyarakat yang merayakan Idulfitri tahun ini perlu dilakukan antisipasi dalam rangka pengamanan agar berjalan tertib dan lancar. Lewat Opspol Ketupat Kapuas 2023 yang digelar Polresta Pontianak, ia berharap keamanan dan ketertiban masyarakat lebih terjamin.
"Saya mengapresiasi jajaran TNI/Polri, kita bersama-sama berkolaborasi dalam rangka mewujudkan Kota Pontianak tetap kondusif sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan lancar terutama selama perayaan Idulfitri tahun ini," ujarnya.
Dalam melakukan pengamanan, lanjutnya, perlu diperhatikan titik-titik lokasi pengamanan, terutama dalam mengantisipasi arus mudik. Titik-titik tersebut di antaranya Pelabuhan Dwikora dan terminal-terminal angkutan umum. Demikian pula dalam pengamanan arus lalu lintas, hal yang perlu diantisipasi adalah kemacetan lalu lintas di sejumlah titik.
"Hal ini untuk mencegah supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di jalan," ungkapnya.
Lonjakan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan maupun pasar-pasar yang ada di Kota Pontianak menjelang Idulfitri juga perlu dilakukan antisipasi. Masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mengenakan perhiasan yang mencolok sehingga bisa mengundang tindak kriminalitas seperti penjambretan.
"Yang perlu kita antisipasi terutama kemacetan lalu lintas dan gangguan keamanan seperti copet, jambret dan tindak kriminalitas lainnya," kata Bahasan. (prokopim)
Solihin dan Rendy Bahagia Dapat Hadiah Umroh
Pencabutan Hadiah Undian Kampong Ramadan Kreatif 2023
PONTIANAK - Solihin dan Rendy Saputra mendapat berkah di Bulan Suci Ramadan dengan memenangkan hadiah Grandprize Pontianak Kampong Ramadan Kreatif 2023 masing-masing satu paket umroh. Hadiah paket umroh yang disediakan oleh PT Aulia Wisata Universal dan Munzalan itu diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan kepada masing-masing pemenang usai pencabutan kupon undian saat penutupan Kampong Ramadan Kreatif di Taman Alun Kapuas, Minggu (16/4/2023) sore. Selain hadiah paket umroh, juga dilakukan pencabutan undian hadiah berupa satu unit sepeda motor serta hadiah menarik lainnya.
Solihin mengaku bahagia karena tidak menyangka mendapatkan hadiah sebuah paket umroh. Ia juga merupakan satu di antara pedagang yang membuka lapak di Kampong Ramadan Kreatif.
"Alhamdulillah ini berkah di bulan Ramadan karena saya sama sekali tidak pernah menyangka mendapatkan hadiah utama paket umroh," ungkapnya.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengucapkan selamat kepada para pemenang hadiah undian Pontianak Kampong Ramadan Kreatif yang telah beruntung memenangkan hadiah yang disediakan panitia.
"Semoga ini menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan tahun ini," ucapnya.
Ia menuturkan, kehadiran Pontianak Kampong Ramadan Kreatif 2023 ini dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1444 Hijriyah. Selain itu juga sekaligus sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak membangkitkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19. Pontianak Kampong Ramadan Kreatif yang mulai digelar tanggal 2 hingga 16 April 2023 ini merupakan kegiatan yang dikemas dalam satu paket, mulai dari stand kuliner, berbagai perlombaan bernuansa Islami, kreatif workshop, hiburan dan tausiyah serta salat Isya dan Tarawih berjamaah.
"Ini dalam rangka syiar Islam serta menjadi bagian dalam menjaga kebersamaan dan menjalin silaturahmi di Kampong Ramadan Kreatif," kata Bahasan.
Kegiatan ini, lanjutnya lagi, menjadi salah satu sarana menjemput berkah bagi para pedagang kuliner, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dan kegiatan usaha lainnya. Apalagi kawasan Taman Alun Kapuas ini sebagai salah satu sarana rekreasi keluarga maupun olahraga dan sebagai lokasi pelaksanaan event tahunan serta tempat menyalurkan kreativitas dari kalangan anak muda dan pelaku ekraf.
"Pontianak Kampong Ramadan Kreatif diharapkan menjadi event tahunan di bulan Ramadan sebagai wadah kreativitas generasi muda dan mendorong geliat ekonomi lokal dengan memberikan kesempatan kepada UMKM ekraf untuk memasarkan produk-produknya," tutupnya. (prokopim)
Satgas Pangan Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Pontianak Aman
PONTIANAK - Satgas Pangan Kota Pontianak memastikan ketersediaan bahan pokok aman jelang lebaran. Tim telah memonitor langsung pasar tradisional, retail dan distributor. Walaupun ada peningkatan permintaan yang menyebabkan kenaikan harga barang, semua masih dalam kondisi wajar.
Kepala Bappeda Kota Pontianak Sidig Handanu menerangkan, di Pasar Teratai misalnya, dari aspek ketersediaan semuanya aman. Sedang dari sisi harga, kenaikan terjadi pada komoditas beras premium, daging ayam yang sebelum puasa di harga Rp28.000 kini menginjak Rp31.000. Telur pun relatif stabil. Daging sapi di sekitar Rp160.000. Harga cabai dan bawang justru mengalami penurunan.
"Beberapa komoditas ada kenaikan tapi tidak terlalu tinggi. Untuk minyak curah stoknya agak tersendat. Untuk minyak kemasan tersedia dan kami juga masih menemukan Minyak Kita dengan harga sesuai ketentuan," jelas Sidig Handanu yang merupakan anggota Satgas Pangan Kota Pontianak, Jumat (14/4/2023).
Kondisi sama ditemukan di pasar retail. Semua bahan pokok tersedia. Distributor beras pun memastikan stok aman hingga lebaran.
"Minyak curah yang sekarang sedang dikejar masyarakat. Karena mungkin untuk kebutuhan puasa dan jelang lebaran," jelasnya.
Sidig Handanu menerangkan, stok minyak curah tidak senormal sebelumnya. Distributor yang biasa per harinya mendapat pasokan dua tangki, kini hanya satu.
"Satgas Pangan melaporkan ini ke ketua dan terus melakukan pemantauan bahan makanan. Akan tetapi selama ketersediaan masih aman, barangkali kenaikan ini karena faktor tingginya permintaan," jelasnya.
Untuk urusan minyak curah, Satgas akan mengecek di tingkat produsen, apa alasan pasokan ke distributor menurun. Apakah karena tingginya permintaan pasar atau produksi yang tidak normal.
"Ini khusus minyak curah, kalau minyak kemasan normal. Bahkan Minyak Kita itu di Pasar Teratai sehari saja tidak habis, masih tersedia banyak," katanya.
Selain monitoring lapangan, sejak awal April Pemerintah Kota Pontianak telah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan harga barang. Salah satunya lewat operasi pasar murah di enam kecamatan. Komoditi yang dijual di antaranya beras premium, telur, gula pasir, minyak goreng, mie instan hingga daging ayam.
"Pemkot Pontianak lewat Disperindag sudah melakukan operasi pasar di beberapa wilayah untuk terus menjaga stabilitas harga," tutup Sidig Handanu. (prokopim / Sumber : bappeda)