,
menampilkan: hasil
Bahasan Imbau RT dan RW Peduli dengan Lingkungannya
RT/RW Harus Tegas Tegur Warga yang Langgar Aturan
PONTIANAK - Untuk menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat terutama di Kecamatan Pontianak Tenggara, Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan meminta RT/RW dan elemen masyarakat peduli dengan kondisi lingkungannya.
"Waspada dan pantau gerak-gerik warga masyarakatnya di lingkungan saudara, terutama terhadap rumah-rumah warga yang aktivitas frekuensi tamu-tamunya cukup ramai dan silih berganti," ujarnya usai membuka kegiatan sosialisasi pemberdayaan perlindungan masyarakat bagi Ketua RT/RW dan kelurahan se-Kecamatan Pontianak Tenggara di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Jumat (18/11/2022) malam.
Bagi lingkungan RT/RW yang terdapat usaha rumah kos, Bahasan mengimbau para pengurus RT wajib peduli dan memantau kegiatan rumah kos tersebut. Dirinya tak ingin keberadaan rumah kos itu mengganggu ketentraman dan ketertiban warga sekitarnya.
"Apalagi bila membiarkan rumah kos tersebut jadi tempat berbuat hal-hal yang negatif atau melanggar norma kesusilaan," ungkapnya.
Menurutnya, tidak sedikit rumah kos yang dirazia oleh petugas dari Satpol PP Kota Pontianak, mereka yang terjaring adalah pasangan di luar nikah. Terhadap mereka yang terjaring, termasuk pemilik kos, dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) di pengadilan dengan sanksi denda atau hukuman kurungan.
"Pengurus RT dan RW harus tegas dan berani menegur warga yang melanggar aturan, pemilik kos yang kurang mengawasi usaha kos-kosannya maupun warga yang bermain layang-layang yang dapat mengancam keselamatan orang lain," imbaunya.
Bahasan mengajak para pengurus RT/RW untuk menggencarkan siskamling di lingkungan masing-masing. Bagi RT/RW yang belum terbentuk siskamling, agar segera berembuk dan membahas pembentukan siskamling.
"Saya sangat berterima kasih kepada saudara sebagai pengurus RT/RW di Wilayah Kecamatan Pontianak Tenggara bila sudah mengantisipasi hal tersebut dengan meningkatkan siskamling dan mendirikan pos kamling," pungkasnya. (prokopim)
TP PKK Pontianak Borong Empat Penghargaan Tingkat Provinsi Kalbar
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak kembali mengukir prestasi. Kali ini, berhasil meraih empat kategori Lomba Penilaian Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Bangga Kencana Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022.
Prestasi dimaksud adalah Peringkat 1 kategori Pelaksana Terbaik PKK Bangga Kencana Kesehatan yang diraih oleh Kecamatan Pontianak Tenggara, Peringkat 1 Pelaksana Terbaik PHBS oleh Kelurahan Bangka Belitung Darat, RW.29 Kelurahan Siantan Hulu sebagai Peringkat 1 Pelaksana Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat, Posyandu Al Faizin Gang Mendawai Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara sebagai Peringkat 1 Pemenang Terbaik Pelaksana Terbaik Posyandu.
"Alhamdulillah, saya ucapkan selamat kepada seluruh pemenang, ini berkat dukungan dan kerjasama seluruh pihak baik di tingkat kecamatan, kelurahan, RW dan RT sehingga prestasi ini bisa kita raih bersama," ujarnya di Hotel Mahkota Pontianak, Kamis (17/11).
Dia menilai prestasi yang diraih kota Pontianak adalah buah manis dari kerjasama yang solid dari semua pihak, optimisme ini didorong oleh berbagai persiapan dan kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penilaian.
"Juara ini layak kita dapatkan karena merupakan kolaborasi yang kuat semua pihak yang telah berperan dan bekerja keras didalamnya termasuk pemberdayaan masyarakat," imbuhnya.
Dia berharap apa yang telah diraih memberikan dampak positif kepada masyarakat. Menurunnya angka kelahiran, angka kematian ibu dan bayi, pencegahan stunting, pencegahan penyakit menular, peningkatan kualitas imunisasi dalam rangka mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.
"Intinya bukan kemenangan yang menjadi tujuan utama namun dengan mengikuti lomba ini menjadi momentum kita semua meningkatkan motivasi serta mendukung berbagai program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Bangga Kencana Kesehatan di Kota Pontianak," tuturnya.
Tirta Arifin, Lurah Siantan Hulu mengatakan RW.29 Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara berhasil meraih peringkat 1 Pelaksana Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022.
"Alhamdulillah, terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan untuk RW 29 Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara atas Peringkat 1 Pelaksana Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Kalbar," ungkapnya.
Menurutnya, diraihnya penghargaan itu tidak terlepas dari kerjasama seluruh pihak dan stakeholder yang sudah ikut membantu RW 29 sebagai lingkungan yang bersih dan sehat terutama dukungan dari Puskesmas, PKK Kelurahan dan Kecamatan, Poltekkes Kemenkes Pontianak, dukungan dari Emiliana anggota DPRD Dapil Pontianak Utara maupun pihak lainnya.
Selain itu, RW.29 RW 29 Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara juga memiliki inovasi-inovasi unggulan yang dilaksanakan oleh masyarakat yaitu Inovasi Sego Jagung, Inovasi ini merupakan senam dan gotong royong yang dilaksanakan setiap minggunya di RW 29.
Ada juga Inovasi Ayu Ting-ting yaitu inovasi untuk ayo pantau stunting dengan 3 ting yaitu tinting ibu hamil, tinting anak stunting dan tinting parenting atau pola asuh orang tua terhadap anaknya.
Serta Inovasi pisah ranjang yaitu pilah sampah jangan dibuang sembarang berupa pengelolaan sampah yang ada di RW 29.
"Saya berharap prestasi yang diraih ini bisa dipertahankan dan menjadi contoh lingkungan lain untuk ikut serta menjaga lingkungan yang bersih dan sehat khususnya di Kelurahan Siantan Hulu," pungkasnya. (prokopim)
Resmikan Festival TIK, Wako Edi Tekankan Pentingnya Literasi Digital
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, di era digital sekarang ini sudah saatnya setiap orang membekali diri dengan literasi digital yang mumpuni. Keterampilan tersebut, menurutnya, amat urgensi terutama pada zaman modern seperti sekarang.
“Literasi digital harus terus berlanjut karena perubahan sekarang begitu cepat seiring dengan perkembangan teknologi digital," ujarnya usai meresmikan Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Aula Politeknik Negeri Pontianak, Rabu (16/11/2022).
Edi menerangkan, dalam literasi digital terdapat empat pilar yang harus diketahui. Keempat pilar itu adalah etika, budaya, keamanan hingga skill digital. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pengguna teknologi digital untuk lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan perangkat teknologi yang dimilikinya.
“Pesan saya silahkan bermain media sosial tapi dengan bijak. Jika ada hal yang tidak disukai, jangan buru-buru disampaikan. Tapi tahan dan resapi maknanya, atau sampaikan dengan santun,” imbuhnya.
Dalam pemanfaatan teknologi digital, ia berharap lebih optimal untuk kemajuan dan pengembangan diri. Apresiasi juga ditujukan kepada Relawan TIK yang dinilainya mengemban tugas berat dalam memberikan literasi digital yang positif bagi bangsa dan negara.
"Saya yakin dengan semangat dan kolaborasi, pemanfaatan digital di Indonesia ini lebih mempercepat kemajuan bangsa dan negara ini. Terutama pemanfaatan teknologi yang cepat dan mudah dalam kita memperoleh informasi dan dimanfaatkan untuk hal-hal positif," katanya.
Ketua Umum Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto mengajak seluruh Relawan TIK se-Indonesia untuk dapat mengikuti Festival TIK baik secara luring maupun daring.
“Festival TIK adalah momen sakral dimana seluruh Relawan TIK Indonesia saling merefleksikan semangat, inovasi dan inspirasi,” ujarnya.
Eri menambahkan, Festival TIK menjadi pesta edukasi persembahan Relawan TIK bersama mitra kolaborasi bagi masyarakat yang disajikan dengan puluhan workshop tematik penunjang untuk meningkatkan kemampuan digital.
“Melalui festival ini, kita saling berbagi, bercerita dan bertukar pengalaman demi kemajuan dan mendorong transformasi digital di Indonesia," pungkasnya.
Kota Pontianak menjadi tuan rumah Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Festival yang digelar oleh Relawan TIK ini bertemakan 'Transformasi Digital Untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata'. Dihadiri ribuan Relawan TIK se-Indonesia, Festival TIK digelar selama dua hari mulai 16 hingga 17 November 2022 di Politeknik Negeri Pontianak. (prokopim)
Festival TIK 2022 Digelar di Pontianak, Upaya Memasyarakatkan Melek Teknologi
Rencana akan Diresmikan Wako Edi Kamtono
PONTIANAK - Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia kembali menggelar acara tahunan, Festival TIK. Kali ini dengan tema 'Transformasi Digital Untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Dan Pariwisata'.
Festival TIK yang ke-11 ini digelar di Kota Pontianak pada tanggal 16-17 November 2022 di Politeknik Negeri Pontianak.
Ninget Teknologi Nune' Jratn Relawan TIK adalah sebuah tagline yang disematkan pada acara Festival TIK yang memiliki makna Melek Teknologi Melalui Relawan TIK.
Hal ini Sebagai upaya penerapan dan sosialisasi teknologi informasi dan komunikasi agar dapat menyatukan dan memadukan pengembangan kebudayaan dan kepariwisataan di Indonesia.
Serangkaian acara pada Festival TIK 2022 ini diantaranya, Opening Ceremony yang terdiri dari Tiga Seminar Nasional dan 14 Workshop dengan target peserta keseluruhan 2.600 orang, yang terdiri dari pelajar SMK, mahasiswa, dan masyarakat dari wilayah Pontianak dan sekitarnya, serta ratusan leader Relawan TIK yang hadir dari berbagai wilayah di Indonesia.
Rangkaian lainnya dari acara Festival TIK 2022 yaitu Gala Dinner, RAKERNAS, RTIK Award, City Tour, Pengukuhan Pandu Digital, Pengukuhan Asesor RTIK, Sertifikasi Microsoft Specialist dan Closing Ceremony.
Rencananya, Festival TIK akan dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
Ketua Umum Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto mengajak seluruh Relawan TIK se Indonesia untuk dapat mengikuti Festival TIK baik secara luring maupun daring.
“Festival TIK adalah momen sakral dimana seluruh Relawan TIK Indonesia saling merefleksikan semangat, inovasi dan inspirasi,” ujarnya.
Eri menambahkan, Festival TIK menjadi pesta edukasi persembahan Relawan TIK bersama mitra kolaborasi bagi masyarakat yang disajikan dengan puluhan workshop tematik penunjang untuk meningkatkan kemampuan digital.
“Akan ada apresiasi bagi penggerak inspiratif Relawan TIK dari berbagai daerah, program serta produk inisiasi yang dibuat oleh Relawan TIK dan penghargaan kepada tujuh Pemerintah Desa yang komitmen dan konsisten dalam mendorong transformasi digital di Indonesia dari level desa," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Relawan TIK Kalimantan Barat, Ferianto mengatakan, pada Festival TIK ini juga, akan diisi dengan pengenalan budaya setempat melalui kunjungan dan Saprahan bersama Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie di Istana Kadriyah.
“Sejalan dengan tema Transformasi Digital Untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Dan Pariwisata, kami berharap Festival TIK juga akan berdampak sangat luas terhadap ekosistem digital pariwisata maupun umkm di Kota Khatulistiwa ini,” terangnya.
Tujuan lain diselenggarakannya Festival TIK adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, promosi wisata, sebagai sarana untuk memperluas Jaringan Informasi dan Komunikasi serta memperkenalkan Seni dan Budaya Kalimantan Barat kepada Dunia.
Pada kegiatan ini, sudah terkonfirmasi puluhan Dinas Komunikasi dan Informatika dari berbagai daerah juga turut menghadiri Festival TIK guna mengikuti salah satu workshop yang berkaitan dengan SPBE dan Cyber Security.
Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Pemerintah Kota Pontianak, dan Politeknik Negeri Pontianak. Selain itu, Festival TIK tahun 2022 juga mendapatkan dukungan dari mitra dan stakeholder serta sponsorship. (Sumber : Relawan TIK)