,
menampilkan: hasil
19 Peserta Kafilah Pontianak Melaju ke Final
Optimis Meraih Juara Umum MTQ XXX Kalbar
KETAPANG - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) XXX di Kabupaten Ketapang terus bergulir. Peserta dari beberapa cabang bersaing untuk merebut juara. Sementara hingga Kamis (10/11/2022) pagi, 19 peserta Kafilah Kota Pontianak berhasil lolos mengikuti babak final.
Sekretaris Kafilah Kota Pontianak pada MTQ Provinsi Kalbar 2022, Akhmad Nurdin menerangkan bahwa dalam rangkaian MTQ Provinsi Kalbar ini, 19 peserta asal kota Pontianak berhasil melaju ke babak final.
"Alhamdulillah dari informasi yang diperoleh tadi malam, ada 19 peserta dari Kafilah Pontianak yang melaju ke final ," katanya usai mendampingi peserta.
Adapun 19 peserta yang dimaksud adalah kategori golongan Tilawah Anak Putra, Tilawah Anak Putri, Tilawah Remaja Putra, Tilawah Remaja Putri, Tilawah Dewasa Putra, Tilawah Dewasa Putri, Tilawah Usia Emas Putri, Tilawah Golongan Tuna Netra Putri, Qiraat Mujawwad Putra, Qiraat Mujawwad Putri, Qiraat Murattal Dewasa Putra, Qiraat Murattal Dewasa Putri, Tahfizh 1 juz Putri, Tahfizh 20 juz Putri, Tahfizh 20 juz Putra, Tahfizh 30 juz Putri, Karya Tulis Ilmiah Al Qur'an (KTIQ) Putra, Fahmil Qur'an putri dan Syarhil Qur'an putri.
Dirinya berharap, banyaknya kafilah kota Pontianak yang masuk ke babak final ini bisa mengantarkan Kota Pontianak tampil sebagai juara umum.
"Meski saingan kita juga berat namun kita optimis Insya Allah Pontianak masih berpeluang meraih juara umum, mohon doanya," ungkapnya.
Siti Farhatun Nufus, Kafilah asal Kota Pontianak, peserta cabang seni baca Al-Qur’an Golongan Tilawah Tunanetra Putri berhasil lolos ke final setelah tampil di babak penyisihan di Stadion Tentemak pada hari Rabu, (9/11) siang lalu.
Ia merupakan kafilah asal kota Pontianak yang memiliki prestasi dan pengalaman mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada ajang MTQ Tingkat Nasional. Berdasarkan catatan, Farhatun pernah mengikuti MTQ Nasional di Provinsi Sumatera Barat dan MTQ Nasional di Provinsi Kalsel.
"Alhamdulillah tadi bisa tampil dengan lancar, tidak terburu-buru seperti waktu di Banjarmasin," ucap Farhatun.
Meskipun optimis meraih juara, ia terus berlatih untuk mempersiapkan agar tampil maksimal pada final Tilawah Golongan Tuna Netra Putri.
"Selalu konsisten latihan dan tetap jaga kesehatan," pungkasnya. (prokopim)
Jelang BIMP-EAGA 2022, Pontianak Matangkan Persiapkan Jamu Tamu VIP
24 November 2022 Sambut Delegasi Lewat Welcome Dinner
PONTIANAK - Kota Pontianak tengah mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah pertemuan empat menteri dari forum bergengsi Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang ke-25. Rencananya, forum yang fokus membahas topik perekonomian itu akan berlangsung dari tanggal 23 hingga 26 November 2022.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendapat tugas melaksanakan penyambutan delegasi lewat welcome dinner di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). Segenap hal teknis, mulai dari menghias tempat, hiburan hingga konsumsi, siap dihelat bagi tamu yang datang. Untuk pengamanan dan kebersihan juga sedang dilakukan.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menyampaikan, sampai sekarang tidak ada kendala pada persiapan welcome dinner. Adapun yang ditekankan kepada pihak pelaksana adalah konsentrasi saat merencanakan hingga eksekusi di hari-H nanti. Dirinya mengajak masyarakat untuk mendukung agenda tingkat Asia itu agar terbentuk kebanggaan kepada daerah Kota Pontianak.
“Kita diberikan amanah untuk mempersiapkan welcome dinner, jadi disepakati teknis persiapannya. Tentunya dalam prosesnya akan ada gladi,” terangnya usai Rapat Koordinasi bersama OPD terkait dan panitia pelaksana, di Aula Muis Amin, Bappeda Kota Pontianak, Rabu (9/11/2022).
Bahasan berharap, melalui agenda ini, Kota Pontianak selaku Ibu Kota Provinsi kian terbiasa dengan acara mancanegara. Selain itu pula, lanjutnya, muncul semangat kebangkitan dan pemulihan ekonomi dari setiap warga Kota Pontianak.
“Harapan kami, semoga jadi motivasi kepada kita semua, Pemkot Pontianak hingga masyarakat untuk bergandengan tangan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kalau perlu kita kenalkan Kota Pontianak ke kancah dunia,” ucapnya.
Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie menjelaskan, welcome dinner akan dilaksanakan pada 24 November mendatang. Beberapa produk Dekranasda rencananya turut ditampilkan kepada tamu VIP pada kegiatan tersebut.
“Nanti kami akan menampilkan produk kriya, makanan dan minuman khas Kota Pontianak saat welcome dinner,” terangnya.
Yanieta mengatakan, suatu kebanggaan bagi pihaknya ditunjuk sebagai pelaksana teknis bagian konsumsi. Tentunya telah disiapkan pilihan menu kuliner terbaik, yang juga ciri khas Kota Pontianak bagi delegasi negara-negara di ASEAN.
“Ayo warga kota, kita meriahkan acara ini dengan dukungan dan doa. Semoga jadi langkah awal pada event tingkat internasional selanjutnya,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
Bahasan Pastikan Kafilah Pontianak Siap Tampil pada MTQ XXX Kalbar
Sediakan Layanan Kesehatan bagi Kafilah Pontianak
KETAPANG - Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengunjungi tempat penginapan Kafilah Kota Pontianak di Fave Hotel Ketapang, Sabtu (5/11/2022). Kedatangannya untuk memastikan kondisi peserta yang akan mengikuti MTQ XXX Tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di Ketapang mulai tanggal 5 hingga 11 November 2022.
"Alhamdulillah, rombongan kafilah dari kota Pontianak sudah tiba di Kabupaten Ketapang dengan selamat walaupun di dalam perjalanan ada sedikit hambatan yang disebabkan oleh faktor cuaca, "ujarnya.
Menurut informasi yang diterimanya, kafilah harus berhenti sementara menunggu kondisi cuaca yang lebih baik untuk melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Ketapang. Dia berharap kejadian itu tidak membuat peserta patah semangat untuk berkompetisi nantinya.
"Jadikan sebagai motivasi untuk lebih giat berlatih sehingga apa yang kita harapkan bersama bisa tercapai yaitu Pontianak bisa meraih juara umum," imbuhnya.
Widodo, satu di antara anggota tim medis Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kota Pontianak mengatakan, untuk memastikan kesehatan peserta selalu prima, pihaknya membuka stand layanan kesehatan di tempat kafilah menginap. Layanan ini dapat diakses oleh peserta dan pendamping kapanpun dibutuhkan.
"Pagi sebelum peserta berangkat, kita sudah standby untuk melakukan pemeriksaan, demikian juga malam kita siap dihubungi 24 jam jika diperlukan," terangnya.
Selain itu, Widodo menambahkan untuk menjaga kondisi fisik kafilah selama bertanding, pihaknya juga rutin memberikan suplemen vitamin kepada Kafilah Kota Pontianak.
"Suplemen berupa vitamin juga kita berikan rutin agar kondisi tubuh para peserta tetap terjaga," katanya.
Malika Khaira Khalqillah, peserta tilawah remaja putri dari Kota Pontianak menuturkan, kondisi fisik yang sehat dan suara yang terjaga sangat penting bagi peserta yang bertanding untuk melantunkan ayat suci Al Qur'an,
"Tantangannya seperti ini kalau sudah perjalanannya jauh, kondisi badan juga kurang fit, kondisi cuaca sehingga harus bisa jaga fisik dan mental juga disamping tetap latihan," ungkap dia.
Namun dirinya optimis bisa memberikan yang terbaik bagi Kota Pontianak karena selain rutin melakukan latihan, hasil dari program pemusatan latihan untuk Kafilah Kota Pontianak yang dilakukan oleh LPTQ Kota Pontianak sangat membantunya agar bisa tampil maksimal.
"Latihan terus dan jaga suara, kemarin waktu pemusatan latihan juga sudah dilakukan pre test uji coba kemampuan untuk melihat kekurangan bacaan nanti dilakukan evaluasi, pelatihan, try out untuk memastikan agar kita siap tampil maksimal," pungkasnya. (prokopim)
Investor Malaysia Tertarik Bangun Jalan Tol, Edi Harap Tol Pontianak-Singkawang
Lawatan Perusahaan Asal Kuching Jajaki Peluang Kerjasama
PONTIANAK - Sejumlah perusahaan asal Kuching, Sarawak Malaysia melakukan lawatan ke Kota Pontianak. Agenda lawatan ini dalam rangka menjajaki kerjasama yang bisa dilakukan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Junaidi, Executive Chairman Maltimur Resources SDN BHD, mewakili rombongan yang terdiri dari tujuh perusahaan, menjelaskan, tujuan kedatangan pihaknya ini untuk menjajaki peluang kerjasama yang bisa dilakukan perusahaan-perusahaan yang berasal dari Kuching di Provinsi Kalbar, termasuk Kota Pontianak.
"Saya melihat peluang kerjasama yang bisa dilakukan dengan Kota Pontianak antara lain membuat jalan tol. Kami berharap penjajakan pembangunan jalan tol itu bisa dikaji lebih dalam terhadap peningkatan ekonomi," ujarnya usai bertemu dengan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Ruang Pontive Center, Kamis (3/11/2022).
Selain itu, lanjut Junaidi, ada pula perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan energi listrik solar hybrid. Solar hybrid ini dinilai cocok digunakan di daerah-daerah pedalaman atau jauh dari wilayah perkotaan, di mana penduduk yang bermukim di sana tidak terlalu banyak.
"Sebenarnya banyak peluang-peluang lainnya yang bisa dikerjasamakan," sebutnya.
Peluang kerjasama di Kalbar sangat terbuka bagi perusahaan-perusahaan yang berasal dari Kuching Sarawak. Apalagi, kata dia, Kalbar termasuk Pontianak, pembangunannya berkembang pesat.
"Kami berharap melalui kerjasama ini nantinya bisa semakin mempercepat pembangunan di wilayah ini, terutama Sambas, Singkawang dan Pontianak," ungkap Junaidi.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan, kunjungan para pengusaha asal Kuching Sarawak ini untuk menjajaki peluang kerjasama di Kota Pontianak. Meski sebatas penjajakan, namun pihaknya menyambut baik kedatangan pengusaha-pengusaha asal negeri jiran. Apalagi mereka menawarkan kerjasama pembangunan jalan tol. Pembangunan jalan tol yang mungkin bisa dikerjasamakan misalnya jalan tol Pontianak-Singkawang atau Pontianak-Sambas.
"Kita berharap ini bisa direalisasikan. Namun tergantung pada kewenangan Pemerintah Provinsi Kalbar karena berkaitan dengan dua wilayah," katanya.
Beberapa perusahaan yang menjajaki peluang kerjasama antara lain bergerak di bidang jasa konstruksi serta berpengalaman membangun kereta api, MRT, highway, termasuk energi listrik. Menurut Edi, untuk menjalin kerjasama dengan investor asing, banyak faktor penentu untuk memutuskan suatu kerjasama tersebut.
"Misalnya masalah regulasi. Kalau untuk menerima investor dari luar, ada aturan-aturannya dan kewenangan dari pemerintah pusat," pungkasnya. (prokopim)