,
menampilkan: hasil
Edi Sapa Warga di Waterfront, Teri : Waterfront Sangat Bagus
Desember Tahun Ini Waterfront Kapuas Indah - Senghie akan Diresmikan
PONTIANAK - Teri, warga Jalan Purnama, tak pernah menyangka bertemu Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono tatkala ia berolahraga jogging di waterfront. Pria paruh baya itu langsung mendapat sapaan Wali Kota Edi Kamtono yang juga tengah bersepeda. Hampir setiap pagi Teri menyempatkan diri untuk berolahraga. Dalam perbincangan singkat, Edi meminta tanggapannya terkait keberadaan waterfront.
"Waterfront yang ada ini sudah sangat bagus pak, hanya kita berharap pembangunan lanjutan waterfront dari Kapuas Indah hingga Pelabuhan Senghie bisa segera selesai," ujarnya saat bertemu Edi Kamtono di waterfront, Jumat (21/10/2022).
Sementara itu, Edi mengungkapkan, waterfront yang saat ini tengah dikerjakan dari Kapuas Indah hingga Senghie diperkirakan akan rampung tahun ini juga. Kawasan waterfront tersebut juga akan dilengkapi dengan patung orang berpakaian adat Melayu Pontianak, telok belanga dan baju kurung dengan background Masjid Jami untuk spot foto. Dengan demikian, diharapkan landscape yang ada di tepian Sungai Kapuas ini menjadi salah satu destinasi yang bernuansa Instagrammable di Pontianak.
"Insya Allah, Desember ini kita resmikan, mudah-mudahan kita bisa menjaga lingkungan ini tetap bersih dan semakin rapi," katanya.
Keinginannya untuk menata kawasan itu supaya daerah perdagangan tersebut tidak terkesan kumuh, namun terlihat rapi dan indah sebagai wajah Kota Pontianak. Terlebih letaknya yang strategis berada di tepian Sungai Kapuas.
"Jika ruko-ruko tersebut difungsikan untuk menghadap waterfront maka akan lebih bagus secara estetika," ungkap Edi.
Ia berharap pembangunan waterfront mulai dari Kapuas Indah hingga Pelabuhan Senghie ini bisa segera rampung sehingga cepat difungsikan dan dinikmati oleh masyarakat. Apalagi kawasan itu sudah puluhan tahun tidak mendapat sentuhan penataan. Dengan konsep pembangunan kota baru ini dinilainya akan berdampak pada perekonomian warga sekitar.
"Adanya waterfront itu nantinya bakal memberikan dampak bagi perekonomian warga," pungkasnya. (prokopim)
Pontianak Expo di PCC Ajang Promosi UMKM
Wali Kota Ajak Warga Kunjungi Pontianak Expo 2022
PONTIANAK - Berbagai macam produk UMKM mulai dari fashion, kain motif corak insang hingga kuliner dari Kota Pontianak dipamerkan dan dijual pada gelaran Pontianak Expo 2022 di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Kamis (20/10/2022). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, agenda Pontianak Expo 2022 ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-251 Kota Pontianak.
“Harapan saya kegiatan ini bisa memberikan nilai positif bagi Kota Pontianak selain mengajak warga untuk bisa berkunjung dan menyaksikan expo, tapi juga sebagai ajang promosi, komunikasi maupun menjalin relasi dari UMKM,” ungkapnya usai meresmikan secara simbolis.
Kendati disadarinya terdapat keterbatasan, khususnya perekonomian UMKM, mengingat kondisinya usai pandemi sedang dalam tahap recovery, Edi optimis melalui pameran tersebut, pertumbuhan ekonomi terus meningkat. Terlebih dengan momentum terbentuknya daerah yang dijuluki Kota Khatulistiwa ini.
“Semoga terjadi transaksi yang baik bagi para pelaku UMKM yang mengisi booth atau stand, kita akan terus mengevaluasi untuk mengupayakan kreativitas, bagaimana Kota Pontianak menjadi kota jasa dan perdagangan yang maju,” lanjutnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen memperbaiki kualitas dan memperbanyak infrastruktur dan meningkatkan pelayanan publik menuju Smart City. Tanpa dukungan pelaku usaha dan pemangku kebijakan, target itu akan sulit tercapai.
“Sekarang ini kolaborasi dengan Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Bank Kalbar, BUMD lainnya sampai Dekranasda Kota maupun provinsi, semakin erat dan terus berjalan. Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada pihak terlibat,” sebutnya.
Edi menilai, sektor UMKM tidak sedikit berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Krisis global yang diprediksi akan terjadi secara nasional di tahun 2023 menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha.
“Investasi harus masuk dan berkembang, kita akan fasilitasi. Daya beli masyarakat juga harus naik. Saya mengajak kolaborasi semua pihak untuk bahu-membahu bangkit bersama,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
Syukuran Ulang Tahun ke-59, Edi Kamtono: Momentum Introspeksi
PONTIANAK - Sebagai ungkapan rasa syukur hari ulang tahunnya yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2022, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono merefleksikan kinerjanya bersama Wakil Wali Kota Bahasan serta jajaran Pemerintah Kota Pontianak. Seperti diketahui, masa jabatan keduanya akan berakhir pada 23 Desember tahun depan.
Banyak tantangan yang telah dirinya hadapi. Namun di saat yang sama juga tidak sedikit harapan dan doa terbaik agar berjalannya pemerintahan semakin bertumbuh. Edi menyampaikan, setiap pencapaian yang telah diraih tak terlepas dari dedikasi segenap aparatur Pemkot Pontianak. Untaian terima kasih dihaturkannya kepada segenap pihak yang telah membantunya membangun Kota Pontianak. Menghadapi tahun berikutnya, beberapa pesan disampaikannya kepada seluruh aparatur di jajaran Pemkot Pontianak.
“Pemerintahan yang baik akan berjalan jika dipimpin dengan integrasi. Integrasi dilengkapi aparatur yang smart akan menciptakan inovasi, dibarengi dedikasi pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya saat syukuran ulang tahun yang ke-59 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (17/10/2022).
Dikatakannya, melayani masyarakat memerlukan kesigapan dan ketepatan. Sudah banyak keluhan yang datang padanya menyebut kurangnya pelayanan karena harus melalui birokrasi yang terlalu panjang dan contoh lain. Salah satunya, lanjut Edi, ketika warga datang ke kantor, sapa dan tanya keperluannya, lalu dengar semua keluhannya.
“Kalau bisa penuhi semua keperluannya, dan lebih baik lagi jika kita bisa mengedukasi dengan santun. Kadang dengan cara ini mereka merasa didengar,” pesannya.
Persoalan lain yang juga tengah menjadi prioritasnya adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Jika dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Pontianak berada di atas angka rata-rata nasional yaitu 79,93. Dari data ini menurut Edi, menunjukkan perkembangan pembangunan SDM yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya dan menandakan kesiapan warga menghadapi tantangan serta persoalan.
“Berbagai masalah akan selalu ada, tetapi jika masyarakat sudah terbentuk, mereka menjadi mandiri. Tugas kita untuk memfasilitasi masyarakat, sehingga yang sudah ada menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Di usianya yang memasuki 59 tahun ini, menjadi momentum cerminan dirinya selaku kepala daerah, terutama bagaimana menciptakan kinerja yang efektif dan efisien. Tidak bosan-bosannya dia mengingatkan jajaran pemerintah untuk berpikir sederhana dengan melibatkan banyak orang. Dengan demikian menurutnya, kolaborasi akan terjalin. Tak kalah pentingnya adalah mentaati aturan diiringi kreativitas.
“Jika ada yang mudah jangan dipersulit, serta mulai lakukan tugas secara kolaboratif. Kalau dikerjakan sendirian pasti sulit dan biasanya hasilnya kurang memuaskan. Laksanakan dengan responsif,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Tujuh Pejabat Eselon Dua Dilantik Hari Ini, Berikut Deretan Namanya
Wali Kota Imbau Pejabat Tinggi Pratama Dahulukan Kepentingan Masyarakat
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melantik dan mengambil sumpah sebanyak tujuh pejabat eselon dua, atau yang setara Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Jumat (14/10/2022).
Ketujuh orang tersebut adalah Rendrayani sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Yusnaldi sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Ahmad Hasyim sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Syarif Usmulyono sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Trisnawati sebagai Kepala Dinas Sosial, Rizal sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata serta Ismail sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Sebelum dilantik, ketujuh pejabat ini melewati tahapan yang telah ditentukan lebih dahulu dengan proses open bidding. Edi mengatakan, dipilihnya masing-masing individu karena memiliki nilai tertinggi dan terbaik di bidangnya. Kepada seluruh pejabat tersebut, dirinya berpesan agar dalam prosesnya harus mengacu pada aturan. Edi juga mengimbau bahwa kepentingan masyarakat harus didahulukan.
“Jadilah pemimpin yang smart dengan cara meningkatkan kompetensi, profesional dan bisa membaca situasi, apalagi di zaman sekarang ini. Saya selalu menyampaikan apa yang ditekankan Pemerintah Pusat untuk berakhlak,” ungkapnya.
Selaku Kepala Dinas, sudah semestinya untuk menguasai banyak bidang dalam satu waktu. Yang demikian itu menurut Edi karena tuntutan tugas melayani masyarakat kian bertambah. Dirinya mengajak setiap pimpinan memiliki dedikasi pada setiap aktivitasnya selama bekerja.
“Karena itulah kita dipilih, dan sebagai pelayan masyarakat sudah seharusnya kita bisa ikhlas memberi. Oleh sebab itu, yang kita harapkan tidak hanya balasan di dunia, namun juga di akhirat,” tuturnya.
Tidak kalah pentingnya adalah loyalitas kepada Negara dan adaptif. Dijelaskan Edi, mengatur banyak kepala di lingkungan kerja agar tetap harmonis memerlukan kesiapan mental.
“Sekarang zamannya kolaboratif, tidak ada kerja sendiri karena pasti akan tertinggal. Saya minta eselon dua ciptakan suasana kerja yang nyaman dan harmonis,” tegas dia.
Usai pelantikan Pejabat Tinggi Pratama ini, beberapa jabatan eselon tiga lainnya menjadi kosong, seperti Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Kesra, Camat Pontianak Timur, Camat Pontianak Tenggara, Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan serta Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.. Kedepan, lanjut Edi pihaknya akan segera kembali mengisi kekosongan itu.
“Tujuannya untuk memperlancar proses pemerintahan juga. Dan ini merupakan hal yang biasa di pemerintahan,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)