,
menampilkan: hasil
Pasar Murah di Pontianak Timur Sediakan 1.000 Paket
PONTIANAK - Operasi pasar murah perdana menyambut Iduladha 1446 Hijriah di Kecamatan Pontianak Timur diserbu masyarakat sekitar. Para ibu rumah tangga tampak mendominasi antrian, sebagaimana operasi pasar lainnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak rutin menggelar operasi pasar murah. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan, operasi pasar secara kontinu sudah berlangsung sejak periode pertama dirinya menjabat bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
“Upaya ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Kota Pontianak secara umum. Mulai dari meningkatkan daya beli, mendorong produktivitas warga hingga mengentaskan penduduk yang dikategorikan kemiskinan ekstrem,” paparnya usai meninjau operasi pasar di Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (21/5/2025).
Bahasan menerangkan, pihaknya menyediakan 1.000 paket yang masing-masing berisi 5kg beras premium, gula manis 1kg dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp85 ribu per paket. Selain itu terdapat pula 1 pack telur berisi 10 butir telur dijual dengan harga Rp10 ribu. Masyarakat juga bisa membeli kebutuhan pokok lainnya seperti sayuran, makanan ringan, minuman kemas, peralatan mandi dan lain-lain.
“Operasi pasar ini turut melibatkan stakeholder lain seperti Bank Indonesia, Bank Kalbar, PT Bulog, hingga ritel-ritel modern. Kita juga melibatkan kelompok tani (poktan) binaan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Pontianak yang menyiapkan sayuran sehat hasil produksi poktan dan kelompok wanita tani yang di subsidi oleh Bank Indonesia. Adapun syarat pembelian harus membawa Kartu Tanpa Penduduk (KTP) asli serta tidak mengenakan kantong plastik sebagai wadah belanja,” jelasnya.
Maimun (43), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Tanjung Harapan Gang Al Hamidin ini senang dengan kehadiran operasi pasar murah. Dirinya tidak pernah melewati kesempatan yang diberikan Pemkot Pontianak ini.
“Saya mengurus anak, dan merasakan manfaatnya pasar murah dan sangat bersyukur,” ucapnya usai membeli paket.
Ia telah mengantri sejak awal, Maimun berharap kegiatan serupa terus ada untuk meringankan beban keluarganya serta warga lain di Kota Pontianak.
“Semoga ke depannya maju dan selalu sukses untuk Pemkot Pontianak,” pungkasnya.
Operasi pasar murah selanjutnya akan digelar di Kecamatan Pontianak Barat pada hari Kamis (22/5), Kecamatan Pontianak Kota pada hari Jumat (23/5), Kecamatan Pontianak Selatan pada hari Senin (26/5), Kecamatan Pontianak Tenggara pada hari Selasa (27/5) dan Kecamatan Pontianak Utara pada hari Rabu (28/5). (kominfo/prokopim)
Satgas Pangan Pontianak Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Lebaran Haji
PONTIANAK - Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Pontianak kembali melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di lapangan sebagai langkah antisipatif menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, dengan menyasar Pasar Teratai di kawasan Jeruju, ritel modern Citra Jeruju serta gudang beras.
Dari hasil pemantauan pihaknya, harga bahan-bahan pokok relatif stabil, terkecuali telur dan bawang goreng mengalami kenaikan. Adapun ketersediaan komoditas bahan pokok seperti beras, minyak goreng, daging ayam ras dan lainnya, cukup untuk beberapa bulan ke depan.
“Kita harapkan harga tidak terjadi lonjakan dan sesuai keinginan bersama. Karena biar bagaimanapun sisi produsen ingin harga meningkat, dari sisi konsumen ingin tetap atau turun. Kita jaga stabilitas di tengah ini,” terangnya usai pemantauan, di Jalan Kom Yos Sudarso Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Barat, Selasa (20/5/2025).
Amirullah menyampaikan, pemantauan ini merupakan bagian dari rutinitas Satgas Ketahanan Pangan dalam memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha untuk menjaga kelancaran distribusi dan mencegah penimbunan barang.
"Tugas Satgas Pangan adalah memastikan antara harga dan ketersediaan pangan di lapangan itu sesuai. Pengawasan dan pemantauan akan dilaksanakan secara rutin, di sini tugas gabungan dinas terkait, masing-masing ada tim yang selalu turun bahkan setiap hari ke lapangan," ujar Sekda.
Selain itu, Amirullah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang. Menurutnya, panic buying justeru akan mendorong penyebab inflasi.
“Apabila dirasa dinilai bahwa ketersediaan berpengaruh, kami juga melakukan pengecekan di gudang. Terutama gudang-gudang bahan pokok komoditas penyumbang inflasi,” tutupnya. (kominfo)
Pemkot Pontianak Pastikan Stok Daging Aman Jelang Iduladha
PONTIANAK - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan turun ke lapangan untuk memastikan harga dan stok daging tetap stabil di pasaran.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menuturkan, jajarannya telah secara rutin melakukan pengawasan di pasar tradisional maupun swalayan modern.
“Kita juga bekerjasama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan harga pangan tidak terjadi lonjakan, inflasi juga masih stabil,” tuturnya, Senin (19/5/2025).
Mendekati hari raya kurban ini, Bahasan juga meminta dinas terkait agar melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat pemotongan hewan kurban. Ia mengajak masyarakat untuk memilah daging kurban dengan benar.
“Sekaligus ini bentuk mengedukasi masyarakat saat menentukan hewan-hewan kurban yang sehat dan harapannya sesuai standar,” paparnya.
Pengendalian inflasi sejalan dengan program prioritas 100 kerja Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan. Data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak menyebut angka inflasi Kota Pontianak mencapai 0,73 persen.
"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog, untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Setiap hari Senin juga kita selalu rapat bersama Kemendagri, dipimpin Pak Mendagri Tito," ucap Bahasan.
Ia menegaskan para distributor dan agen tidak melakukan praktik curang, seperti memainkan distribusi barang hingga menciptakan kelangkaan demi keuntungan pribadi. Menurutnya, tindakan tersebut akan menyebabkan kenaikan harga di pasaran sehingga menyusahkan masyarakat.
"Kita harus pastikan bahwa stok pangan pokok ini terpenuhi. Ketika stok tersedia dengan baik, harga juga tidak akan melonjak tinggi, kemudian melihat distribusi apakah lancar atau ada kendala," pungkasnya. (kominfo)
Ringankan Beban Warga Jelang Iduladha, Pemkot Gelar Pasar Murah
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bakal kembali menggelar operasi pasar murah di enam kecamatan. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menuturkan, operasi pasar pertama kali akan dilaksanakan di Kantor Camat Pontianak Timur, pada hari Rabu (21/5) mendatang.
Bahasan menjelaskan, digelarnya operasi pasar ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
“Guna menghadapi Hari Raya Iduladha, memang rutin kami laksanakan setiap tahun, supaya inflasi terkendali,” terangnya, Senin (19/5/2025).
Di pasar murah akan menyediakan paket beras premium 5 kilogram (kg), gula manis 1 kg dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp85 ribu per paket. Selain itu 1 pack telur berisi 10 butir telur dijual dengan harga Rp10 ribu.
“Dan masih banyak lagi komoditi bahan pokok yang dijual dengan harga terjangkau,” paparnya.
Operasi pasar ini turut melibatkan stakeholder lain seperti Bank Indonesia, Bank Kalbar, PT Bulog hingga ritel-ritel modern. Adapun syarat pembelian harus membawa Kartu Tanpa Penduduk (KTP) asli serta tidak mengenakan kantong plastik sebagai wadah belanja.
Bahasan mengajak warga Kota Pontianak untuk memanfaatkan pasar murah ini. Operasi pasar murah akan digelar mulai dari Kecamatan Pontianak Timur pada hari Rabu (21/5), Kecamatan Pontianak Barat pada hari Kamis (22/5), Kecamatan Pontianak Kota pada hari Jumat (23/5), Kecamatan Pontianak Selatan pada hari Senin (26/5), Kecamatan Pontianak Tenggara pada hari Selasa (27/5) dan Kecamatan Pontianak Utara pada hari Rabu (28/5).
“Tempatnya akan disediakan di masing-masing kantor camat, silahkan masyarakat untuk datang memanfaatkan momen ini. Mudah-mudahan dapat memudahkan,” tutupnya. (kominfo)