,
menampilkan: hasil
Bahasan : UMKM Berikan Kontribusi Nyata bagi PAD
PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, menyebut, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah memberikan kontribusi yang nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak.
"Para pengusaha UMKM ini sangat memberikan kontribusi yang nyata, yang jelas kepada PAD Kota Pontianak," ungkapnya usai menghadiri Halal Bihalal di Gedung Zamrud Khatulistiwa, Minggu (13/4/2025).
Bahasan menambahkan bahwa Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya memberdayakan pelaku UMKM melalui koordinasi dengan para pengusaha.
"Itu sudah kita buktikan dan itu terus akan kami berdayakan bagaimana mengkoordinasikan kepada para pengusaha," jelasnya.
Menurutnya, Menteri UMKM juga telah memberikan dukungan bagi pengusaha UMKM yang ada di Kota Pontianak. Namun untuk jumlah persis pelaku UMKM di Kota Pontianak, Bahasan mengaku belum memiliki data yang akurat.
"Untuk data terakhir kami belum tahu secara pasti. Yang jelas di Kota Pontianak ini, pengusaha UMKM ini sangat luar biasa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada di Kota Pontianak," pungkasnya.
Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan akses terhadap sumber pendanaan bagi pelaku UMKM sebagai upaya untuk menggerakkan perekonomian lokal. (prokopim)
Wali Kota Dukung Sarawak Expo
Saberkas Siap Gelar Sarawak Expo Juli Mendatang
PONTIANAK - Saberkas Kota Sentosa Sarawak Malaysia akan menggelar Sarawak Expo 2025. Expo dari negeri jiran ini rencananya akan digelar bulan Juli 2025 mendatang di Gaia Mall.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendukung rencana penyelenggaraan Sarawak Expo oleh Saberkas Kota Sentosa. Dukungan itu ia sampaikan saat rombongan berkunjung ke Kantor Wali Kota, Rabu (9/4/2025).
Menurutnya, Sarawak Expo akan menjadi ajang pameran lintas sektor, mencakup bidang kesehatan, kuliner, properti hingga pendidikan.
“Kedatangan rombongan dari Saberkas ini ingin mendapat dukungan dari Pemerintah Kota dan kita harapkan kegiatan ini sukses," ujarnya.
Pemerintah Kota Pontianak akan menjajaki kemungkinan keterlibatan peserta dari Pontianak dalam pameran tersebut.
"Kita masih berkomunikasi, berharap ada satu atau dua stan yang disiapkan untuk kita sehingga kita bisa berpartisipasi," tambahnya.
Wali Kota Edi Kamtono juga menyoroti dampak ekonomi yang diharapkan dari kegiatan ini. Apalagi event ini melibatkan berbagai sektor bisnis.
"Setiap event apapun terutama ini, kan pasti ada pengunjungnya. Kita harapkan sukses, pengunjungnya membludak, sehingga ada nilai ekonomis yang menguntungkan," jelasnya
Michael Chai, Organizing Chairperson Saberkas menerangkan, Sarawak Expo akan digelar mulai 11 hingga 13 Juli 2025 mendatang. Expo ini bertujuan untuk mempromosikan bisnis dan memperkuat hubungan ekonomi antara Sarawak, Malaysia, dan Pontianak, Indonesia.
“Kami akan membawa sekitar 30 booth dari berbagai sektor bisnis di Sarawak untuk menampilkan produk-produk yang akan dipamerkan mencakup makanan, minuman, produk kesehatan hingga proyek pengembangan properti," ungkapnya.
Selain itu, pameran ini juga akan menjadi kesempatan bagi para pebisnis Sarawak untuk memperkenalkan peluang investasi dan franchise kepada masyarakat di Pontianak dan Kubu Raya. Michael menambahkan, expo ini merupakan bagian dari program jangka panjang yang bertujuan untuk mempererat hubungan bisnis antara kedua wilayah.
"Tahun depan, kami akan mengundang pebisnis dan entrepreneur dari Pontianak untuk datang ke Sarawak, sehingga kolaborasi ini dapat berjalan dua arah," pungkasnya.
Saberkas adalah organisasi pemuda Sarawak yang berfokus pada pengembangan dan promosi bisnis. (prokopim)
Antisipasi Dampak Perang Dagang AS-Tiongkok, Edi Tekankan Efisiensi Anggaran
PONTIANAK - Menyikapi dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.
Ketegangan antara dua negara adidaya itu dipicu oleh kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memberlakukan tarif ekspor tinggi terhadap sejumlah negara. Para pakar ekonomi memprediksi Indonesia akan terdampak secara tidak langsung, antara lain melalui pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
“Kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Persaingan Amerika dan Tiongkok, ditambah konflik di Gaza dan Ukraina, akan berdampak tidak langsung terhadap kita,” ujar Edi di Kantor Wali Kota, Selasa (8/4/2025).
Menurutnya, gejala penurunan daya beli masyarakat di Pontianak terlihat dari angka deflasi yang terjadi. Oleh karena itu, ia meminta jajaran ASN Pemkot Pontianak untuk mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Kita harus mengikuti arahan pemerintah pusat, terutama dalam hal penghematan. Tujuannya adalah mengantisipasi dampak global sekaligus mengarahkan anggaran untuk mendukung program pertumbuhan ekonomi,” paparnya.
Edi menekankan bahwa salah satu bentuk loyalitas terhadap negara adalah memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terjangkau. Ia meyakini pelayanan yang responsif dapat mendorong produktivitas masyarakat.
“Bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pertumbuhan di berbagai sektor bisa dicapai jika pelayanan publik berjalan dengan cepat dan tanggap. Kuncinya adalah pelaksanaan tugas pokok ASN secara optimal,” tambahnya.
Ia juga menyatakan bahwa percepatan pembangunan menjadi prioritasnya bersama Wakil Wali Kota Bahasan pada periode kedua kepemimpinannya. Pelayanan publik yang baik menjadi fondasi utama dalam mencapai target tersebut.
“ASN harus akuntabel. Setiap pekerjaan harus terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Artinya, seluruh anggaran yang digunakan harus jelas manfaatnya bagi masyarakat,” pungkas Edi. (kominfo/prokopim)
Bahasan Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil Mendekati Lebaran
PONTIANAK – Menjelang Hari Raya Idulfitri, pengawasan harga dan stok pangan oleh Satgas Pangan Kota Pontianak menunjukkan kondisi aman. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Pihaknya terus sigap mengawasi ketersediaan bahan pokok dan menjaga kestabilan harga.
“Alhamdulillah, kondisinya masih aman. Meskipun ada kenaikan, tidak sampai mengurangi daya beli masyarakat,” ujar Bahasan, Rabu (26/3/2025).
Bahasan juga mengimbau warga untuk menerapkan prinsip belanja bijak, yaitu membeli barang sesuai dengan kebutuhan. Menyikapi meningkatnya permintaan jelang lebaran, ia menegaskan bahwa stok pangan tetap terkendali meskipun ada kenaikan harga.
“Jangan belanja berlebihan karena stok masih mencukupi. Tim kami akan terus memantau situasi di lapangan,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pontianak telah mengambil sejumlah langkah untuk meringankan beban masyarakat dan menekan inflasi, seperti menggelar operasi pasar murah, penyaluran bantuan uang tunai kepada Ketua RT dan RW, serta bantuan operasional untuk guru ngaji non lembaga dan fardhu kifayah. Kebijakan tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak yang mencapai 5,14 persen.
“Upaya ini berhasil menekan angka inflasi dan sejalan dengan program prioritas 100 hari kerja saya bersama Wali Kota,” imbuhnya.
Plt Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, Muchammad Yamin, menambahkan bahwa pihaknya rutin melakukan peninjauan stok dan harga pangan di pasar tradisional, gudang beras, dan swalayan modern. Baru-baru ini, ia bersama Satgas Pangan meninjau kondisi di Pasar Flamboyan.
“Kemarin kami sudah melakukan peninjauan. Satu minggu sebelum lebaran, kami pastikan harga pangan cukup terjangkau dan stok mencukupi,” ungkap Yamin.
Yamin menyampaikan bahwa beberapa komoditas utama, seperti sayuran, daging ayam, dan bawang, masih dalam kondisi terkendali. Ia mengajak masyarakat untuk selektif dalam memilih daging, terutama menjelang Idulfitri.
“Pilihlah daging yang halal dan ekonomis, terutama yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Pontianak. Utamakan kesehatan, karena kami pastikan stok daging mencukupi menjelang Hari Raya,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)