,
menampilkan: hasil
Vaksinasi Sasar Kaum Milenial, Target 70 persen Tercapai
Wako Apresiasi HIPMI Pontianak Gelar Vaksinasi di Hari Pahlawan
PONTIANAK - Capaian target vaksinasi di Kota Pontianak sudah berada di angka 70,02 persen. Vaksinasi massal masih gencar digelar di berbagai tempat umum. Satu diantaranya yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pontianak di Warung Kopi (Warkop) Aming di Jalan Putri Candramidi Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota, Rabu (10/11/2021).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi inisiasi HIPMI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam melaksanakan vaksinasi massal menyasar kaum milenial. Bertajuk 'Vaksin Pahlawan Milenial', vaksinasi massal diikuti lebih dari 300 orang. Vaksinasi massal yang dirangkaikan dengan momentum peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan bisa menjadi penyemangat terutama bagi generasi milenial dalam berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 sangat penting dalam upaya meningkatkan kekebalan komunal dan imunitas tubuh.
"Semakin banyak kaum milenial dan masyarakat yang divaksin maka target kita untuk pengendalian penyebaran Covid-19 bisa tercapai," tuturnya.
Edi berharap target vaksinasi Covid-19 di akhir tahun 2021 sebesar 80 persen bisa tercapai. Meski vaksinasi Covid-19 digalakkan dan diperluas, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
"Hal ini untuk menjaga dan mengendalikan serta mengawasi jangan sampai pandemi Covid-19 melonjak kembali," sebutnya.
Limin, owner Warkop Aming menyambut positif digelarnya vaksinasi di tempat usahanya. Ia sangat mendukung program vaksinasi sebagai upaya pemerintah mengendalikan pandemi Covid-19.
"Mudah-mudahan dengan semakin gencarnya vaksinasi Covid-19 ini herd immunity cepat tercapai," harapnya.
Pelaksanaan vaksinasi massal di warkop miliknya bukan pertama kalinya. Sebelumnya vaksinasi serupa digelar di tempat yang sama. Selain di Aming Podomoro, pihaknya juga memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi massal di Warkop Aming Cabang Siantan.
"Kedepannya kita akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal," pungkasnya. (prokopim)
Jadikan Nilai-nilai Kepahlawanan Sebagai Inspirasi
Upacara Peringatan Hari Pahlawan
PONTIANAK - Momentum Hari Pahlawan diperingati dengan menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (10/11/2021). Sebagai penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan, seluruh peserta upacara mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik seraya mendoakan para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Momentum Hari Pahlawan ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di setiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi.
"Jadikanlah pahlawan sebagai inspirasi di setiap langkah kehidupan kita," ujarnya.
Menurutnya, setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun, bisa dimulai menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya, pahlawan lingkungan dan sebagainya. Meski perjuangan kala zaman penjajahan berbeda dengan yang dihadapi sekarang ini, namun jiwa patriotisme dan semangat pantang menyerah dari sosok para pahlawan patut menjadi contoh.
"Bagaimana kita mengimplementasikan sosok pahlawan dengan jiwa pengorbanannya bagi bangsa dan negara dalam kehidupan kita sehari-hari," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Edi juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan adalah janji kemerdekaan yang harus ditunaikan.
"Mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dengan dilandasi semangat dan nilai kepahlawanan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya. (prokopim)
Sumpah Janji PNS Tak Hanya Diucapkan, Wako Edi Minta Diimplementasikan
250 Aparatur Pemkot Ikrar Sumpah Janji PNS
PONTIANAK - Sebanyak 250 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak diambil sumpah janjinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. PNS yang mengucapkan sumpah janjinya berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pontianak.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pengambilan sumpah dan janji PNS ini merupakan realisasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS. Sumpah janji PNS ini merupakan upaya pembinaan untuk membentuk PNS yang bersih, jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat.
"Sumpah dan janji ini tidak hanya sekadar diucapkan saja, tetapi juga diimplementasikan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat dan kehidupan sehari-hari," ujarnya usai menyaksikan pengambilan sumpah dan janji PNS di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (9/11/2021).
Menurutnya, sumpah janji PNS yang diikrarkan ini merupakan kesanggupan untuk mentaati segala kewajiban dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang. Selain kepada pejabat yang berwenang, kesanggupan itu juga harus dipertanggungjawabkan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, PNS diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.
"Kedepankan sikap profesionalisme, disiplin, berintegritas, inovasi, transparan dan jujur," pesannya.
Edi meminta kepada seluruh PNS sebagai unsur aparatur negara agar mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal, bekerja seefisien mungkin sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi peningkatan kinerja aparatur negara secara keseluruhan.
"Sehingga menjadi pribadi pegawai yang mandiri, cakap dan memiliki moral serta etika yang tinggi dalam menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi seorang PNS," pungkasnya. (prokopim)
Potensi Lembaga Keagamaan Atasi Masalah Sosial
Pembinaan Lembaga Keagamaan se-Kota Pontianak
PONTIANAK - Peran lembaga keagamaan sangat penting bagi masyarakat. Supaya lembaga keagamaan bisa menjalankan perannya secara profesional, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar pembinaan bagi pengurus lembaga keagamaan se-Kota Pontianak. Jumlah peserta sebanyak 400 orang pengurus dari berbagai lembaga keagamaan di Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai lembaga keagamaan menjadi salah satu potensi kekuatan untuk mengatasi permasalahan sosial yang ada, baik secara individu maupun kelompok. Untuk itu, para pengurus maupun anggota lembaga keagamaan diharapkan memiliki wawasan dan persepsi yang sama serta kekompakkan dalam menangani berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.
"Kalau ada berita tidak baik berkaitan isu SARA, hendaknya bisa kita netralkan, kalau ada masyarakat yang sedang mengalami musibah bisa kita bantu," ujarnya saat membuka pembinaan lembaga keagamaan se-Kota Pontianak tahun 2021 di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (8/11/2021).
Selain itu, lanjutnya, lembaga keagamaan juga merupakan sumber nilai moral dan sosial dalam masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam agama menjadi landasan utama dalam pembentukan sistem hukum dan kaidah sosial dalam masyarakat. Agama sangat penting untuk menyeimbangkan kehidupan manusia yaitu antara kehidupan dunia dan akhirat.
"Selain meningkatkan keimanan, kita juga mengimplementasikan apa yang terkandung dalam ajaran agama kita masing-masing," tuturnya.
Edi berharap melalui kegiatan pembinaan lembaga keagamaan ini, para peserta mendapat pembekalan dalam mengelola lembaga keagamaan. Tak kalah pentingnya, bagaimana lembaga keagamaan bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman yang kian pesat.
"Sehingga kehadiran lembaga keagamaan di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup umat beragama," imbuhnya.
Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak Yusnaldi menuturkan, dari 400 peserta pembinaan lembaga keagamaan yang hadir, 100 orang peserta dari pengurus majelis taklim, 76 orang pengurus masjid, 60 orang pengurus gereja, 60 orang pengurus paroki, 50 orang pengurus vihara, 27 orang pengurus pondok pesantren dan 27 orang pengurus Taman Pendidikan Al Quran (TPQ).
"Tujuan pembinaan lembaga-lembaga keagamaan ini adalah agar lembaga agama yang ada di Kota Pontianak lebih profesional dan kokoh dalam menjamin operasional serta optimal dalam pelayanan terhadap umatnya," terangnya. (prokopim)