,
menampilkan: hasil
Lagi, TPPD Tertibkan Tempat Usaha Nunggak Pajak
Objek Pajak Dilabeli Stiker Dalam Pengawasan
PONTIANAK - Tim Penertiban Pajak Daerah (TPPD) Kota Pontianak kembali menyisir sejumlah objek pajak yang menunggak dan tidak melaporkan sebagai Wajib Pajak (WP) di wilayah Kota Pontianak, Kamis (30/6/2022). Tim gabungan yang terdiri dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak dan Satpol PP Kota Pontianak ini melakukan penertiban dengan menempel stiker yang bertuliskan 'Objek Pajak Ini Belum Lunas Pajak Daerah (Dalam Pengawasan)' terhadap objek pajak yang belum melunasi pajaknya. Objek pajak yang mendapat tindakan penertiban terdiri dari satu WP parkir, satu WP hotel, satu WP restoran dan 26 WP reklame.
Kepala BKD Kota Pontianak Amirullah menjelaskan, penertiban ini dilakukan dalam rangka pembinaan dengan tujuan agar WP mematuhi kewajibannya membayar pajak. Selain itu juga sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama di sektor pajak daerah. Sebelum dilakukan tindakan penertiban di lapangan, pihaknya sudah terlebih dahulu melayangkan surat teguran dan beberapa kali meminta WP untuk menyelesaikan kewajibannya di BKD Kota Pontianak. Namun WP bersangkutan belum juga mengindahkannya.
"Apabila WP tidak juga mempunyai itikad untuk membayar pajak yang menjadi kewajibannya, maka tindakan selanjutnya bisa pada penutupan tempat usahanya," ujarnya.
Amirullah kembali mengingatkan WP untuk tidak melepas stiker yang telah ditempel oleh petugas penertiban tersebut sampai WP menyelesaikan tunggakan pajaknya. Tim penertiban akan terus melakukan monitoring dan mengawasi tempat-tempat usaha yang telah ditempeli stiker belum melunasi pajak daerah.
"Melalui tindakan penertiban ini diharapkan dapat memberikan efek dalam peningkatan kepatuhan dalam membayar pajak daerah, karena pajak yang disetorkan sangat berkontribusi untuk pembangunan kota Pontianak," ungkapnya.
Tidak hanya tindakan pembinaan dan penertiban terhadap WP yang menunggak pajak, setiap tahun pihaknya juga memberikan reward kepada para WP yang patuh dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak. Reward tersebut berupa penghargaan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Pontianak kepada WP taat pajak.
"Penghargaan itu diberikan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang telah kita lakukan," terang Amirullah.
Lebih lanjut, dikatakannya, para wajib pajak mendapatkan penghargaan itu sebagai bentuk keaktifan pembayarannya. Kriterianya diantaranya adalah telah mendaftarkan, melaporkan dan membayarkan pajak sesuai ketentuan.
"Wajib pajak yang kita berikan penghargaan selama ini tidak ada tunggakan," pungkasnya. (prokopim)
Lepas Atlet FORNAS, Pesan Edi : Junjung Sportivitas dan Tunjukkan Kearifan Lokal
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas kontingen atlet Kota Pontianak yang akan berlaga pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI 2022 di Sumatera Selatan mendatang. Kepada para atlet yang akan berkompetisi, Edi berharap agar mereka menjaga tubuh tetap fit dan sehat sehingga bisa mencetak prestasi yang membanggakan. Tak kalah pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan budaya kearifan lokal Kota Pontianak serta profesionalisme saat bertanding.
"Dan intinya target kita pada FORNAS ini adalah juara," ujarnya kepada para atlet di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (30/6/2022).
Meski juara umum menjadi target Kota Pontianak, namun kata Edi yang paling penting adalah pengalaman yang ditimba dari mengikuti penyelenggaraan maupun perlombaan pada FORNAS tersebut. Momentum ini juga merupakan kebangkitan olahraga yang selama ini terkendala akibat pandemi.
"Ini merupakan momentum kebangkitan olahraga untuk memberi motivasi bersama pemerintah dalam mewujudkan smart city dan sport city," ungkap dia.
Ia menyebut, pendanaan tahun ini memang sangat minim dikarenakan pada tahun 2020-2021 terdampak pandemi Covid-19. Namun tahun 2023 mendatang pihaknya akan merencanakan secara maksimal termasuk anggarannya.
"Supaya bisa lebih matang dan terencana dengan baik," kata Edi.
FORNAS merupakan wadah olahraga rekreasi masyarakat tradisional yang diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kesehatan kebugaran dan kegembiraan yang ditunjang dengan infrastruktur sarana dan prasarana.
"Sehingga menjadikan Indeks Pembangunan Manusia meningkat dan taraf hidup bahagia meningkat," imbuhnya. (prokopim)
Bangun Klinik Inovasi 'Kite Bise' Upaya Tingkatkan Inovasi Daerah
PONTIANAK - Bappeda Kota Pontianak melalui bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) menjalin kerja sama peningkatan inovasi daerah dengan Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) Universitas Tanjungpura lewat Klinik Inovasi Bersama 'Kite Bise'. Klinik Inovasi ini akan jadi ruang kolaborasi dan pemantapan inovasi perangkat daerah Kota Pontianak dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Litbang Bappeda Kota Pontianak, Eko Prihandono menjelaskan Klinik Inovasi ini merupakan bentuk pembangunan pentahelix. Di mana perencanaan hingga pembangunan kota melibatkan unsur pemerintah, akademisi, komunitas, swasta dan media massa. Lewat kolaborasi ini, diharapkan inovasi yang dibuat pemerintah lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
"Muaranya tetap ada di pelayanan publik. Bagaimana inovasi OPD yang sudah ada atau muncul inovasi baru yang dari sisi akses, hasil dan dampaknya, benar-benar memudahkan masyarakat," kata Eko Prihandono, Rabu (29/6/2022).
Selain mengembangkan inovasi perangkat daerah, Bappeda Kota Pontianak juga berupaya menggandeng startup lokal dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kedua hal tersebut merupakan objek kerja dari Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) Untan.
"Kami juga menggandeng jurusan Informatika Fakultas Teknik Untan untuk mendukung hal ini," katanya.
Eko Prihandono menjelaskan peningkatan inovasi daerah dan pembentukan ekosistem startup lokal menjadi fokus Pemkot Pontianak. Hal ini ditunjukkan lewat Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Pontianak yang masuk 15 besar kota tingkat nasional dan Indeks Inovasi Daerah yang berada di kategori inovatif.
"Kami akan terus meningkatkan capaian ini sebagaimana arahan Bapak Wali Kota. Untuk Klinik Inovasi dalam waktu dekat kita akan mulai aksi dan kami berharap dukungan dari semua OPD di Pemkot Pontianak," jelasnya. (*)
Edi Kamtono Tekankan Kedisiplinan dan Sportivitas pada Atlet Popda
Wako Ajak Masyarakat Datang Sebagai Supporter
PONTIANAK - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Barat Tahun 2022 resmi dibuka. Kontingen dari Kota Pontianak telah melakukan persiapan untuk berlaga pada ajang khusus atlet muda itu.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berpesan agar setiap pihak, baik atlet maupun wasit untuk menjaga kedisiplinan. Dia menilai hal itu merupakan kunci sukses seorang olahragawan.
“Jika sudah begitu, saya yakin atlet kita akan berprestasi. Saya harap kontingen Kota Pontianak bisa optimal dan meraih juara umum,” sebutnya usai menghadiri pembukaan Popda Kalbar Tahun 2022, di GOR Pangsuma, Rabu (29/6/2022).
Selain kedisiplinan, Edi meminta seluruh atlet untuk menjunjung sportivitas. Terlebih pada cabang olahraga (cabor) yang berhadapan, seperti sepakbola, basket, bola voli dan lainnya.
“Kalau tinju dan pencak silat itu kan memang harus bela diri. Namun jangan sampai tim seperti sepakbola, basket maupun bola voli jadi rusuh. Saya minta junjung tinggi sportivitas,” imbuhnya.
Edi kemudian mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk mendukung dengan hadir sebagai supporter pada setiap pertandingan yang dilakukan kontingen Kota Pontianak. Adanya dukungan yang penuh dari warga mampu menambah semangat dari setiap atlet.
“Diperlukan dukungan dan doa dari supporter. Saya optimis Kota Pontianak unggul di semua cabor,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)