,
menampilkan: hasil
Peserta Happy Cycling Asal Kuching Rasakan Semarak Hari Jadi Pontianak
PONTIANAK - Sebanyak 228 peserta balap sepeda turut meramaikan Happy Cycling Pontianak 252 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-252 Pontianak, Sabtu (21/10/2023). Peserta tidak hanya berasal dari Kota Pontianak maupun luar Provinsi Kalbar, sebanyak 22 peserta dari negeri jiran, Kuching, Sarawak berbaur bersama pembalap dan komunitas sepeda pada event tahunan ini.
Abdul Wahid, satu di antara peserta asal Kuching Sarawak, mengaku senang bisa bergabung pada event Happy Cycling Pontianak tahun ini. Selain ingin menjajal rute jalanan di Pontianak, ia juga ingin merasakan semarak ulang tahun yang ke-252 kota ini.
"Di sini kita bisa bertemu dengan pembalap dan berbagai komuniti basikal (komunitas sepeda) dari Pontianak bahkan dari luar Pontianak. Kita saling menjalin keakraban dan saling bagi tahu mengenai apepun itu, utamenye soalan basikal," ungkapnya dengan logat Malaysia.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan sambutan hangat kepada para peserta Happy Cycling Pontianak, terutama kepada para peserta dari negeri tetangga, Sarawak yang telah meluangkan waktunya untuk memeriahkan Hari Jadi ke-252 Pontianak lewat event olahraga sepeda.
"Selamat datang kepada para tamu dari Malaysia, selamat berlomba. Mudah-mudahan seluruh peserta bisa menikmati suasana Kota Pontianak dengan menyusuri jalanan di kota ini," ujarnya sesaat sebelum melepas para peserta balap sepeda.
Ia berharap Hari Jadi Pontianak tahun ini juga menjadi momen untuk membudayakan gemar berolahraga di masyarakat sebagaimana Pontianak dikenal sebagai sport city. Selain itu, melalui Happy Cycling ini diharapkan mempererat tali silaturahmi sesama pembalap maupun komunitas sepeda.
"Selain memeriahkan Hari Jadi Pontianak, kita juga ingin menggaungkan atau memasyarakatkan olahraga," sebutnya.
Digelarnya Happy Cycling ini pula sejalan dengan keinginannya untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia lewat olahraga sepeda. Melalui event ini, para pembalap dan komunitas sepeda lintas negara saling mengenal dan menjalin keakraban.
"Tentunya, lewat Happy Cycling ini merayakan Hari Jadi Pontianak dengan cara sehat dan bermanfaat bagi semua orang," pungkasnya.
Rute yang ditempuh para peserta Happy Cycling Pontianak, pukul 05.30 WIB star di Jalan Rahadi Usman depan Kantor Wali Kota - Jalan Tanjungpura - Imam Bonjol - Untan - Ahmad Yani 2 - Supadio - putar ke Transmart (5 lap). Setelah itu, istirahat sejenak di Alfamart sebelah Sekolah Tunas Bangsa pukul 09.30 (selama 30 menit). Kemudian, dilanjutkan memutar Transmart hingga Supadio (4 lap).
Sekira pukul 11.30 WIB dari Jalan Ayani 2 - A Yani - KHA.Dahlan - Alianyang - Gusti Hamzah - masuk ke komplek perumahan Grand Panca Residence untuk istirahat, salat dan makan siang.
Pukul 13.00 WIB dilanjutkan menuju Ayani 2, putaran Supadio - Transmart (4 lap). Pukul 15.30 WIB dari Jalan A Yani 2 menuju Museum Kalbar untuk Finish. (prokopim)
Partisipasi Dunia Usaha Turunkan Stunting Lewat Bantuan Nutrisi
PONTIANAK – Penanganan stunting terus jadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan kehamilan dan balita di fasilitas kesehatan terdekat. Langkah strategis prevalensi stunting juga dijalankan dengan memberikan bantuan makanan. Selain pihak pemerintah, sektor swasta pun turut memberikan perhatiannya kepada anak-anak pengidap stunting. Kali ini lewat forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Pontianak yang menyerahkan bantuan paket nutrisi.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini dapat membantu menangani masalah stunting yang ada di beberapa kecamatan supaya anak-anak Kota Pontianak dapat tumbuh dengan sehat, serta dapat membantu tumbuhkembang anak," terang Firman Mulyana, Pimpinan Cabang Indomaret Pontianak, usai kegiatan Program Bantuan Paket Nutrisi di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Abdurrahman Saleh, Jumat (20/10/2023).
Ketua Forum CSR Kota Pontianak, Daniel Edward Tangkau menerangkan, pihaknya ingin berbagi kebahagiaan lewat bantuan paket nutrisi. Kedepan, kegiatan CSR akan rutin dijalankan guna membantu Pemkot Pontianak menangani stunting.
“Mudah-mudahan kegiatan serupa terus ada di Pontianak,” katanya.
Apa yang dibutuhkan masyarakat akan didata Pemkot Pontianak. Daniel menyebut, data itu yang dibutuhkan pihaknya sebelum mengumpulkan bantuan.
“Tidak hanya uang, karena kebutuhan masyarakat bisa bermacam,” ucapnya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik setiap uluran tangan dari pihak swasta yang ingin meringankan beban warga. Khususnya CSR tiap perusahaan. Menurutnya, program tersebut sangat membantu Pemkot Pontianak dalam menangani stunting. Selain itu juga membantu persoalan sosial masyarakat.
“Saya berharap bantuan ini tidak hanya saat ini, karena masih ada 19,7 persen anak-anak pengidap stunting di Kota Pontianak yang terus kita tekan. Teman-teman dunia usaha sangat membantu kami,” imbuhnya.
Bantuan pangan dan tunai telah diserahkan Pemkot Pontianak lewat Dinas Sosial Kota Pontianak kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Hal itu dilakukan dalam rangka menyelesaikan persoalan sosial ekonomi masyarakat.
“Sekarang kita menjelang Hari Jadi ke-252 Pontianak, jadi momentum untuk menuju kemajuan ekonomi dan masyarakat yang berkualitas,” pungkasnya.
Kenang Jasa Pendiri Pontianak, Jajaran Pemkot Ziarah ke Makam Kesultanan
PONTIANAK - Rombongan peziarah menggunakan dua buah bus tiba di Makam Kesultanan Pontianak di Batulayang Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (20/10/2023) pagi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Forkopimda Kota Pontianak dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak disambut dengan taburan beras kuning oleh pengurus makam saat memasuki gerbang. Pembacaan Surah Yasin menjadi pembuka kegiatan ziarah Makam Kesultanan Pontianak. Kemudian dilanjutkan doa untuk para Sultan serta keluarga besar Kesultanan Pontianak.
Edi mengatakan, ziarah ke Makam Batulayang ini sudah menjadi agenda rutin setiap menyambut Hari Jadi Pontianak yang jatuh pada tanggal 23 Oktober 2023 mendatang.
"Ziarah ini untuk mendoakan Sultan-sultan yang pernah memimpin Kesultanan Pontianak, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, SWT," ujarnya.
Atas nama Pemkot Pontianak dan warga Kota Pontianak, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga atas jasa-jasa Sultan Pontianak yang telah mendirikan Kota Pontianak. Rasa syukur juga diungkapkannya karena Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalbar mengalami perkembangan yang begitu pesat.
"Yang jelas dari awalnya Pontianak masih hutan belantara hingga menjadi Kota Pontianak seperti sekarang ini tidak terlepas dari jasa-jasa Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie yang telah mendirikan Kota Pontianak," katanya.
Mengenang jasa-jasa pendiri Kota Pontianak, Edi menyebut sudah sepatutnya semua lapisan masyarakat turut mendoakan. Banyak pelajaran yang bisa dipetik, sebagaimana Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie dengan kegigihannya mampu menjadikan Pontianak sebagai wilayah Kesultanan kala itu. Seiring berjalannya waktu, Pontianak menjadi sebuah kota yang berkembang pesat.
"Ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk membangun Kota Pontianak lebih maju lagi dan mensejahterakan masyarakat," pungkasnya. (prokopim/kominfo)
Semarak Hari Jadi Pontianak, Anak PAUD Ikut Karnaval Budaya
PONTIANAK – Semarak perayaan kian tampak menjelang Hari Jadi ke-252 Pontianak, masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua berbondong berpartisipasi mengenakan atribut khas Pontianak seperti baju kurung dan telok belangak. Manggar dan umbul-umbul pun sudah banyak terpasang menyambut puncak perayaan hari jadi 23 Oktober mendatang.
Tak ketinggalan anak-anak PAUD Kota Pontianak ikut Karnaval Budaya untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-252 Pontianak. Mereka berkumpul di depan Taman Alun Kapuas Jalan Rahadi Usman, Jumat (20/10/2023) pagi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi agenda Karnaval Budaya Anak PAUD Kota Pontianak yang digelar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Pontianak.
"Anak-anak ikut menyemarakkan Hari Jadi Pontianak. Tema yang diusung adalah Pontianak Bersinar, Harmonis dan Tangguh. Semoga menjadi doa untuk anak-anak di Pontianak," terangnya usai melepas peserta Karnaval Budaya.
Peran HIMPAUDI sebagai organisasi sangat penting dalam menemukan langkah strategis tentang pendidikan anak sejak dini. Menurut Edi, selain kepada anak, cara mendidik yang benar juga harus terlebih dahulu disampaikan kepada orang tua.
"Bapak dan ibu tutor PAUD sudah ibarat orang tua, dan mendidik banyak anak pasti tidak mudah," ungkapnya.
Rangkaian acara siap menyambut hari jadi. Tidak hanya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, berbagai agenda dari organisasi kemasyarakatan hingga di lingkungan masyarakat pun tidak kalah meriah. Informasi terkait rangkaian acara sudah bisa ditemukan di media sosial dengan mudah oleh masyarakat. Edi mengajak warga untuk ikut menyemarakkan peringatan hari jadi.
"Ayo warga Pontianak, kita semarakkan hari jadi. Mengingat dan meneladani perjuangan Sultan Syarif Abdurrahman terdahulu," tutupnya. (kominfo/prokopim)