,
menampilkan: hasil
Pemkot Pontianak Berlakukan Penyesuaian Jam Kerja WFH dan WFO
Kurangi Kepadatan Arus Mudik Pasca Libur Lebaran
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak turut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) tentang penyesuaian jam kerja pasca libur mudik dan arus balik Idufitri 1445 Hijriah. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menerangkan, pihaknya juga telah menerbitkan SE Wali Kota dengan Nomor 26 Tahun 2024 untuk mengatur pemberlakuan Work From Home (WFH) maupun Work From Office (WFO) bagi ASN di lingkungan Pemkot Pontianak. Ia mengatakan, hal ini ditujukan sebagai langkah pemerintah melancarkan jalur transportasi darat yang begitu padat, mengingat tingginya jumlah pemudik dari berbagai daerah.
“Merujuk dari SE Gubernur kemudian SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), lalu kami terbitkan SE Wali Kota untuk mengatur jam kerja ASN,” terangnya, di kediaman dinasnya, Minggu (14/4/2024).
Ani menjelaskan, penyesuaian jam kerja dilakukan selama dua hari kerja mulai dari hari Selasa (17/4) dan Rabu (18/4). Lebih lanjut, pemberlakuan WFH meliputi 50 persen pekerja di bidang administrasi serta dukungan pimpinan. Sedangkan untuk pelayan masyarakat, diberlakukan WFO seratus persen.
“Khusus untuk pelayanan masyarakat seperti kesehatan, ketertiban, keamanan, utilitas, transportasi, distribusi dan sejenisnya, diberlakukan WFO seluruhnya,” ungkap Ani.
Selama pemberlakuan itu, ia meminta kepala OPD untuk mengawasi kinerja pegawai di dinas masing-masing agar tetap dalam koridor yang ditentukan. Artinya, akan memenuhi target capaian. Pelayanan secara online juga sudah dibuka.
“Jadi dari dua hari itu, pelayanan online sudah dibuka, masyarakat bisa menyampaikan aduan dan konsultasi,” sebutnya.
Dengan SE tersebut, Ani mengimbau seluruh ASN wajib masuk kerja pada hari Kamis (19/4). Apabila masih terdapat ASN yang tidak hadir dan tidak melaksanakan kewajibannya, akan dikenakan sanksi disiplin.
“Setiap habis libur lebaran kita akan menggelar pengawasan, atau sewaktu-waktu bisa sidak, apabila di waktu itu ASN tak hadir, akan dikenakan sanksi disiplin,” tutupnya. (kominfo)
Sekda Open House Lebaran, Menu Favoritnya Bakso
PONTIANAK - Sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi di Hari Raya Idulfitri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi, menggelar open house di kediaman pribadinya pada lebaran kedua, Kamis (11/4/2024). Open house dimulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Di setiap gelaran open house, Mulyadi memiliki menu favorit. Selain ketupat opor dan rendang, bakso adalah menu favoritnya.
"Menu setiap hari lebaran pastinya ada ketupat, lontong, lemang dan rendang. Namun satu menu favorit yang tak pernah tinggal di rumah saya adalah Bakso," ucap Sekda Kota Pontianak Mulyadi pada hari lebaran kedua open house di kediaman pribadinya.
Di kediamannya yang beralamat di Jalan Tebu Komplek Mitra Utama III Kecamatan Pontianak Barat, tetamu datang silih berganti untuk bertemu dan bersilaturahmi serta saling memaafkan dengan Sekda Mulyadi. Dalam suasana yang penuh kehangatan, Mulyadi beserta istri menyambut para tamu yang datang dengan senyum dan penuh keramahan.
“Open house ini terbuka bagi siapa saja yang hendak bersilaturahmi,” tuturnya.
Suasana akrab terlihat saat para tamu saling berbincang satu sama lain. Sesekali tamu yang hadir meminta waktu dengan Sekda beserta istri untuk mengabadikan momen dengan kamera smartphonenya.
“Lewat kesempatan ini pula menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” tutupnya. (prokopim)
Open House Ajang Silaturahmi dan Saling Memaafkan
Open House di Kediaman Dinas Pj Wako Ani Sofian
PONTIANAK - Dalam suasana yang penuh kehangatan dan keakraban di Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah, Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian beserta istri, Anita Ani Sofian menyambut para tamu yang berdatangan di kediaman dinasnya Jalan Abdurrahman Saleh, Rabu (10/4/2024). Open house di hari pertama lebaran, para tamu mulai berdatangan untuk bersilaturahmi, mulai dari pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat hingga warga Kota Pontianak. Berbagai menu hidangan tersaji di meja prasmanan untuk dinikmati para tamu yang datang, antara lain sate, bakso, somay, bubur pedas, dimsum dan lainnya.
Ani Sofian mengatakan, di setiap Hari Raya Idulfitri, ada dua menu yang tak pernah absen saat merayakan lebaran bersama keluarga, yakni bubur pedas dan bakso.
“Makanan itu menjadi menu favorit saya bersama keluarga,” ujarnya.
Tak hanya itu, open house yang digelar di kediaman dinasnya tersebut juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus saling bermaaf-maafan. Apalagi diakuinya, selama menjalankan tugas selaku Pj Wali Kota Pontianak, tanpa disadari mungkin terdapat khilaf dan salah terhadap siapa saja.
“Oleh sebab itu, melalui kesempatan ini, saya beserta keluarga mohon maaf lahir dan batin,” imbuhnya.
Selain itu pula, acara open house ini juga menjadi ajang untuk mempererat kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat Kota Pontianak. Dengan demikian, diharapkan semangat kebersamaan akan semakin terjaga dan terus tumbuh di Kota Pontianak.
“Terima kasih kepada semua tamu yang telah hadir dan kita berharap agar keberkahan dan kemajuan selalu menyertai Kota Pontianak ke depannya,” pungkasnya. (prokopim)
Pj Wako Pontianak Harap Hari Raya Idulfitri Jadi Momen Kesatuan Antar Umat Beragama
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengatakan Hari Raya Idulfitri menjadi momen kesatuan dan keharmonisan antar umat beragama bagi masyarakat di kota Pontianak dan Indonesia. Hal ini ia sampaikan usai melaksanakan Salat Idulfitri berjamaah di Jalan Rahadi Usman, Pontianak, pada Rabu (10/4/2024). Terlebih, menurutnya masyarakat Kota Pontianak telah mendapat pujian dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo perihal keberagaman dan kerukunan antar umat beragamanya.
"Masyarakat kota Pontianak sudah dipuji oleh Presiden, kemudian ada tamu yang datang dari luar (daerah) yang mengatakan Pontianak adalah kota yang paling toleran yang pernah dikunjungi mereka," ungkap Ani Sofian.
Ani menambahkan, dirinya berharap kerukunan antar umat beragama di kota Pontianak terus dijaga dengan baik. Ia juga mengapresiasi tingkat toleransi masyarakat kota Pontianak yang sudah sangat baik.
"Saya berharap toleransi yang seperti ini yang perlu kita jaga, karena dengan toleransi ini kita bisa melakukan pembangunan yang berkelanjutan," ujar Ani.
Ani Sofian dalam sambutannya sebelum Salat Idulfitri juga memberikan pesan kepada masyarakat kota Pontianak. Tidak lupa, ia mewakili Pemerintah Kota meminta maaf kepada warga jika dalam pelayanan masih ada yang belum maksimal.
"Saya mewakili jajaran Pemerintah Kota Pontianak meminta maaf jika selama ini masih ada pelayanan yang kurang maksimal," imbuhnya.
Pj Wako Pontianak juga berpesan untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan selama Hari Raya Idulfitri berlangsung. Ia berharap semuanya berlangsung dengan aman dan lancar. "Saya berharap lebaran tahun ini benar-benar memberikan berkah untuk masyarakat kota Pontianak khususnya dan Indonesia pada umumnya," tutupnya. (kominfo/prokopim)