,
menampilkan: hasil
Melalui MTQ Bangkitkan Kembali Gemar Baca Al Quran
PONTIANAK - Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Mulyadi menuturkan, dibukanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX Kecamatan Pontianak Selatan, Senin (21/3/2022) di Kantor Camat Pontianak Selatan, menjadi gelaran MTQ XXX tingkat kecamatan yang kelima di Kota Pontianak.
“Yang pertama di Kecamatan Pontianak Kota, kemudian Kecamatan Pontianak Utara, Kecamatan Pontianak Barat dan Kecamatan Pontianak Tenggara, dan terakhir nanti Sabtu di Kecamatan Pontianak Timur,” terangnya saat memberikan sambutan.
Mulyadi, yang juga selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak menyebut, dilaksanakannya perlombaan dan seleksi MTQ XXX pada akhir trisemester awal tahun 2022 ini sekaligus menyambut momentum bulan suci Ramadan. Sehingga menurut dia, MTQ akan membangkitkan kembali semangat umat muslim untuk membaca Al Quran, khususnya pada bulan puasa nanti.
“Membaca Al Quran di bulan lain sudah banyak kebaikan, apalagi saat Ramadan. Karena di bulan itu diturunkannya wahyu pertama Al Quran,” sebutnya.
Dia mengajak seluruh umat muslim untuk memanfaatkan MTQ sebagai ajang syiar dan nasihat bersama, terlebih yang dilantunkan merupakan pedoman umat manusia.
“Mari kita semua yang hadir di sini, bergiat dan berusaha segiat mungkin, sesering mungkin untuk membaca Al Quran dengan hati yang tulus dan ikhlas,” ujarnya.
Mulyadi berharap, kepada semua pihak, khususnya peserta lomba untuk mempersembahkan penampilan terbaik. Guna menambah semangat para peserta, dia mengatakan akan memberikan bonus kepada penampil yang berhasil mencapai nilai 98 di tingkat kota mendatang.
“Bonusnya apa, tidak saya katakan di sini, biar kejutan nantinya. Saya harap, qori dan qoriah mampu memberikan prestasi terbaik, sampai ke tingkat nasional,” imbuhnya.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXX Kecamatan Pontianak Selatan, Muhammad Akif menjelaskan, penyelenggaraan MTQ ini berdasarkan Surat LPTQ Kota Pontianak Nomor 01/LPTQKota/1/2022 tanggal 28 Januari 2022 dan Keputusan Camat Pontianak Selatan Nomor 43 Tahun 2022.
“Adapun tema MTQ ke XXX Kecamatan Pontianak Selatan Tahun 2022 kali ini adalah, Gali Potensi, Minat dan Bakat Menuju Generasi Qurani yang Unggul, Cerdas dan Berakhlakul Karimah,” paparnya.
Akif menambahkan, pelaksanaan agenda akan dilakukan selama lima hari, dimulai hari ini dan direncanakan akan ditutup pada Jumat (25/3/2022) nanti. Dikatakannya, MTQ kali ini diikuti 229 peserta yang merupakan utusan dari tiap kelurahan di Kecamatan Pontianak Selatan.
“Berdasarkan cabang perlombaan, ada tartil anak, tilawah anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, tartil usia emas, qiraat mujawat dewasa, qiraat muratal dewasa, qiraat muratal remaja, tahfidz 5 juz, tahfidz 10 juz, tahfidz 20 juz, tahfidz 30 juz, syahril beregu dan terakhir fahmil quran beregu,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Bentuk Karakter Anak dengan Gambar Mural
Warga Siantan Hilir Antusias Warnai Tembok
PONTIANAK - Tempokpedia Pontianak, sebuah aksi kolaborasi dengan menggambar mural, kembali mewarnai kegiatan masyarakat di Kota Pontianak, Minggu, (20/3/2022) kemarin, di Gang Teluk Air Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara. Pada tembok sepanjang 20 meter di RW 09 itu, tercipta sebanyak 13 gambar mural.
Hal itu dijelaskan Ahmad Fauji, koordinator umum kegiatan. Dia menyebut, agenda ini sudah kali kedua dilaksanakan dari sebelumnya di Gang Tiong Kandang, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat.
“Kegiatan inti Tembokpedia dilaksanakan selama dua hari. Mulai dari hari pertama yang disebut juga dengan Hari Sketsa, hari di mana relawan membuat sketsa gambar sebelum hari kedua kemudian diwarnai bersama anak-anak warga sekitar,” jelasnya.
Fauji berharap, kegiatan ini mampu membentuk karakter dalam jiwa anak-anak melalui pesan moral yang terkandung di mural yang digambar. Katanya, upaya ini adalah satu di antara tujuan Tempokpedia Pontianak.
“Setelah kegiatan ini selesai, diharapkan anak-anak dapat merealisasikan pesan moral yang terdapat pada gambar, sehingga tujuan dari Tembokpedia untuk membentuk karakter baik anak, bisa terwujud,” tandasnya.
Ketua RW 09 Kelurahan Siantan Hilir, Haryanto, menyambut baik terlaksananya aksi menggambar mural ini. Menurutnya, kegiatan ini berhasil meningkatkan antusias anak-anak untuk berkreasi dan berinovasi.
“Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan mural yang di inisiator oleh Tembokpedia ini, terlebih lagi karena melibatkan anak-anak dan warga Gang Teluk Air sebagai partisipan,” pungkasnya. (kominfo)
TPA Bentuk Kolaborasi Masyarakat dengan Pemkot Bangun SDM
Wali Kota Resmikan TPA Masjid Darul Muttaqien
PONTIANAK - Kehadiran lembaga pendidikan non formal seperti Taman Pendidikan Al Quran (TPA) sangat membantu dalam membentuk karakter anak-anak. Satu diantaranya TPA Masjid Darul Muttaqien Kelurahan Sungai Jawi Dalam Kecamatan Pontianak Barat yang diresmikan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ditandai dengan penandatanganan prasasti, Jumat (18/3/2022).
"Saya memang fokus pada sektor pendidikan karena anak-anak kita harus sekolah dan harus pintar sebagai generasi penerus pembangunan," ujarnya yang juga selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak.
Keberadaan TPA tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara masyarakat dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Edi bilang, kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah sangat diperlukan agar kemajuan yang ingin dicapai bisa lebih cepat.
"Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan bisa mencetak SDM yang unggul, beriman, berakhlak mulia, cerdas dan mandiri," katanya.
Ia menambahkan, saat ini jumlah masjid di Kota Pontianak tercatat 347 masjid. Dari jumlah tersebut, ada beberapa diantaranya yang bisa menjadi role model atau masjid percontohan. Masjid-masjid yang ada tersebut kian berkembang dengan bertambahnya jamaah serta memberikan dampak terhadap perekonomian, terutama di lingkungan masjid termasuk keberadaan lembaga pendidikannya.
"Contoh dengan berdirinya TPA ini, setidaknya bisa menyerap tenaga kerja, mulai dari guru-gurunya hingga yang menyediakan makanan," pungkasnya. (prokopim)
Kobar Berjaya Kampung KB Mandiri ke-2 di Pontianak
Total Delapan Kampung KB di Pontianak, Dua Diantaranya Mandiri
PONTIANAK - Camat Pontianak Selatan, Martagus mengungkapkan, untuk mengangkat taraf hidup masyarakat, khususnya di tingkat kampung atau kelurahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mencanangkan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Mandiri Kobar Berjaya, Kamis (17/3/2022) di Rusunawa Harapan Jaya Kelurahan Kota Baru Kecamatan Pontianak Selatan.
Melalui pencanangan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, mulai dari Pasangan Usia Subur (PUS), Lanjut Usia (Lansia) dan remaja.
“Sasarannya juga yaitu keluarga yang memiliki balita, keluarga yang memiliki remaja dan keluarga yang memiliki lansia,” ujarnya.
Martagus menambahkan, kedepan untuk pelaksanaan Kampung KB Mandiri ini diserahkan kepada bidang terkait, mulai dari kelurahan, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat serta kader pembangunan. Dia berharap, Kampung KB Mandiri Kobar Berjaya ini menjadi gambaran atau miniatur keterpaduan program pembangunan KB.
“Semoga kami mampu memberikan kebutuhan informasi terkait Kampung KB yang ada di Kelurahan Kota Baru ini,” tutupnya.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak, Ita Paramita menjelaskan, Kampung KB Mandiri Kobar Berjaya menjadi Kampung KB Mandiri kedua di Kota Pontianak.
“Total Kampung KB di Kota Pontianak ada delapan, dua sudah masuk Kampung KB Mandiri, termasuk di Kobar Berjaya ini,” jelasnya.
Dikatakan Ita, bersama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pontianak, pihaknya senantiasa menggelar kegiatan lomba yang lokasinya di Kampung KB.
“Mudah-Mudahan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Lurah Kota Baru, Desi Susanti menyebut, diantara alasan dibentuknya Kampung KB Mandiri di wilayahnya, di RW 14 ini lantaran Kelurahan Kota Baru berbatasan langsung dengan Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya angka stunting yang tinggi sejalan dengan usaha pihaknya untuk menekan angka stunting.
“Di sini angka stunting memang tinggi, tetapi progress penurunannya juga tinggi. Karena kader kami cukup aktif," ungkapnya.
Dia menyebut, dipilihnya RW 14 sebagai lokasi Kampung KB adalah untuk mengembangkan potensi Catur Bina, mulai dari bina remaja, bina lansia hingga bina balita.
“Beserta UPPKS juga. Jika dari balita, remaja sampai lansia sehat, juga produktif dengan UMKM, tentunya taraf hidupnya akan meningkat,” imbuhnya.
Plt Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Muslimat menuturkan, pencanangan Kampung KB di tingkat nasional sudah dilaksanakan dari tahun 2016 lalu oleh Presiden Joko Widodo. Jika dulunya dikenal dengan keluarga berencana, kemudian sekarang diganti sebagai keluarga berkualitas.
“Kenapa berubah, karena KB bisa ke semua sektor. Tidak hanya konotasi kepada BKKBN, tapi juga dinas lainnya,” ungkapnya.
Muslimat melalui pihaknya juga sedang mengupayakan untuk penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Kampung KB, sehingga dasar pelaksanaannya lebih jelas.
“Bapak dan Ibu jangan takut untuk berperan di Kampung KB karena memang sesuai harapan kami, Kampung KB ini dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkasnya.
Pencanangan Kampung KB Mandiri Kobar Berjaya ini kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen, yang dimulai dari Plt Kaper BKKBN Provinsi Kalbar, Muslimat, Wakil Ketua TP-PKK Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan, Camat Pontianak Selatan, Martagus dan kepala dinas terkait. (kominfo)