,
menampilkan: hasil
Pj Wali Kota Ajak Warga Taat Pajak Demi Pembangunan
Apresiasi Wajib Pajak, KPP Pontianak Timur Berikan Penghargaan
PONTIANAK - Dalam rangka mendorong kesadaran dalam kepatuhan membayar pajak, Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Pontianak Timur menggelar acara pemberian apresiasi kepada wajib pajak instansi pemerintah di Kota Pontianak. Penyerahan penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi dan meningkatkan kesadaran instansi pemerintah dalam melaksanakan kewajiban pembayaran pajak.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian, mengungkapkan, pemberian apresiasi atau penghargaan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam melaksanakan pembayaran pajak, terutama di kalangan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Hal ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sumber daya keuangan yang memadai untuk pembiayaan pembangunan.
“Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam pembayaran serta pelaporan pajak,” ujarnya saat menghadiri Tax Gathering yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pontianak Timur di Hotel Mercure Pontianak, Senin (29/1/2024) malam.
Ia menekankan pentingnya peran aktif semua pihak, termasuk wajib pajak dan instansi pemerintah dalam menjaga kepatuhan pembayaran pajak. Dengan membayar pajak tepat waktu dan melaporkannya dengan benar, masyarakat dan pemerintah dapat saling mendukung dalam upaya meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas.
“Tentunya ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pembangunan yang berkelanjutan,” ucap Ani.
Dirinya berharap, melalui langkah-langkah ini, kesadaran dan kepatuhan dalam pembayaran serta pelaporan pajak di Kota Pontianak akan semakin meningkat. Oleh sebab itu, Ani mengajak seluruh masyarakat dan instansi pemerintah untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak.
“Dengan begitu, Kota Pontianak dapat lebih maju, sejahtera, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakatnya,” imbuhnya.
Ahmad Sadiq Urwah, Kepala KPP Pontianak Timur, mengungkapkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pihak KPP dan satuan kerja di lingkungan Pemkot Pontianak. Menurutnya, kerjasama yang erat antara kedua belah pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai cita-cita pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kami berharap dengan tema pada kegiatan ini, yakni ‘Kolaborasi Membangun Negeri’, kita bisa semakin menjalin sinergi dan kolaborasi yang kuat. Melalui kerja sama ini, kami yakin dapat mencapai target-target yang ditetapkan dan berkontribusi dalam pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, serta fasilitas publik lainnya,” katanya.
Dia memaparkan, dalam penghitungan capaian kinerja tahun 2023, KPP Pontianak Timur meraih hasil yang memuaskan. Betapa tidak, target penerimaan sebesar Rp2,86 triliun berhasil terlampaui dengan penerimaan sebesar Rp2,98 triliun atau sekitar 103,98 persen dari target tersebut.
“Kontribusi dari satuan kerja yang ada di lingkungan Pemkot Pontianak turut berperan dalam mencapai hasil tersebut,” sebutnya.
Selain itu, lanjutnya lagi, indikator keberhasilan KPP Pontianak Timur juga terlihat dari tingkat penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) oleh wajib pajak. Di wilayah kerja empat kecamatan, KPP Pontianak Timur berhasil mencapai tingkat penyampaian SPT sebesar 101,25 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 93,51 persen. Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkot Pontianak.
“Dengan kolaborasi yang kuat dan sinergi yang baik, diharapkan pembangunan negara dapat berlangsung lebih maju dan berkelanjutan,” tutupnya. (prokopim/kominfo)
Uji Coba Laman Panda, Masyarakat Pontianak Sementara Dapat Akses CCTV
PONTIANAK – Masyarakat Kota Pontianak kini dapat mengakses CCTV di beberapa titik di Kota Pontianak lewat inovasi Pantau Daerah atau Panda yang dapat dibuka pada website panda.pontianak.go.id. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak Zulkarnain memaparkan, inovasi Panda merupakan hasil karya Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Diskominfo Kota Pontianak. Ia menerangkan, sementara tersedia 15 titik lokasi CCTV yang bisa diakses secara terbuka oleh warga.
“Harapannya dengan Panda ini, masyarakat bisa memantau aktivitas lalu lintas pada titik-titik tertentu maupun aktivitas lainnya,” katanya, Senin (29/1/2024).
Zulkarnain menjelaskan, untuk sementara penggunaan Panda sedang dalam tahap uji coba. Masih terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki seperti kualitas gambar, jaringan maupun jumlah CCTV.
“Kita terus menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang mengelola CCTV seperti dinas perhubungan dan lain sebagainya," tuturnya.
Tak hanya mengakses, masyarakat juga dapat mengajukan permintaan rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan sesuai dengan SOP. Untuk informasi lebih lanjut dapat membuka laman temandisko.pontianak.go.id.
“Ke depan, Panda ini bisa juga diakses lewat Aplikasi Jepin, apa bila semua terprogram dengan baik dengan dukungan sarana prasarana yang lengkap," terangnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi Panda. Menurutnya, akses CCTV bagi masyarakat diperlukan atas beberapa alasan.
“Fungsinya bisa ditingkatkan lagi dengan menambah jumlah CCTV dan pengembangan jaringan,” ucapnya.
Inovasi yang dimiliki Pemkot Pontianak lewat Diskominfo Kota Pontianak ini sudah tersebar di lima kecamatan. Ke depan, Ani berharap manfaat akses CCTV kian dirasakan.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (kominfo)
Pemkot Pontianak Gelar Operasi Pasar Murah di 6 Kecamatan, Catat Jadwalnya
PONTIANAK – Untuk menekan angka inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak menggelar operasi pasar murah di enam titik di seluruh kecamatan se-Kota Pontianak. Adapun jadwal operasi pasar murah sebagai berikut.
Hari Senin (29/1/2024) di Kantor Camat Pontianak Utara, Selasa (30/1) di Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (31/1) di Kantor Camat Pontianak Barat, Kamis (1/2) di Kantor Camat Pontianak Kota, Senin (5/2) di Kantor Camat Pontianak Selatan dan Selasa (6/2) di Kantor Camat Pontianak Tenggara. Operasi pasar dimulai dari pukul 08.00-14.00.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengatakan, kendati tidak ada gejolak harga, aksi pasar murah ini dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat khususnya yang kurang mampu.
“Saya mengajak masyarakat untuk belanja di pasar murah, kita akan sebarkan ke semua kecamatan di Kota Pontianak,” katanya usai membuka Operasi Pasar di Kantor Camat Pontianak Utara, Senin (29/1/2024).
Ani menerangkan, beberapa komoditas dijual dengan harga murah. Mulai dari beras premium, telur, minyak goreng, tepung, susu hingga ayam broiler. Serta komoditas pangan lainnya. Pihaknya menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia dan swasta.
“Ada beberapa yang berpartisipasi untuk menjualnya seperti Hypermart, Bulog, Bank Kalbar, BPR Khatulistiwa, Kios KTI dan PT Lestari Niaga Khatulistiwa,” imbuhnya.
Bagi masyarakat Kota Pontianak yang ingin membeli dapat langsung mendatangi lokasi operasi pasar sesuai jadwal, tanpa menggunakan kupon.
“Menyesuaikan kuota yang tersedia,” tutup Ani. (kominfo/prokopim)
Sinergitas Pemkot dan Pemprov Dorong Perekonomian Kalbar
Peringatan HUT ke-67 Pemprov Kalbar
PONTIANAK – Genap 67 tahun sudah usia Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) sejak terhentuknya. Sebagai ibu kota provinsi, Kota Pontianak telah menjalankan peran sebagai pusat pembangunan perekonomian provinsi. Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian menuturkan, kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dengan Pemprov Kalbar sudah sangat harmonis dan sejalan.
“Kota Pontianak memberikan dorongan bagi provinsi. Pun sebaliknya, sokongan bantuan dari provinsi ikut mengembangkan perekonomian Kota Pontianak,” ungkapnya usai apel peringatan HUT ke-67 Pemprov Kalbar di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (29/01/2024).
Dalam upaya mendorong perekonomian Kota Pontianak, Ani menyebut pihaknya akan memprioritaskan tiga program utama. Ketiga prioritas tersebut mencakup mengentaskan kemiskinan ekstrim, mempercepat penurunan stunting serta menekan inflasi. Ia yakin apabila diiringi dengan pelayanan publik yang optimal, percepatan pemerataan ekonomi di Kota Pontianak dapat tercapai.
“Sumber daya manusia diharapkan terus meningkat lewat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sekarang,” katanya.
Berbagai tugas bersama diemban antara Pemprov Kalbar dan Pemkot Pontianak, seperti infrastruktur jalan, pendidikan hingga ketenagakerjaan. Saat ini, anggaran berpusat pada dinas yang menaungi pembangunan fisik guna membantu masyarakat yang belum mendapatkan hunian yang layak serta minimnya akses jalan pada beberapa lokasi di Kota Pontianak.
“Pontianak adalah kota perdagangan dan jasa, kita mengutamakan pembangunan yang sifatnya swakelola,” imbuhnya. (kominfo/prokopim)