,
menampilkan: hasil
Pemkot Pontianak Raih Dua Penghargaan Tribun Pontianak Award 2024
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meraih dua penghargaan pada Tribun Pontianak Award Tahun 2024. Dua penghargaan yang diraih oleh Pemkot Pontianak yaitu kategori Sukses Kendalikan Inflasi Daerah melalui Cepat Tanggap Mendata Masyarakat Miskin. Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Tribun Pontianak melalui Tribun Pontianak Award 2024. Ia menegaskan bahwa ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal.
“Penghargaan yang didapat oleh Kota Pontianak tahun ini dari Tribun Pontianak ada dua, yaitu terkait Penanganan Inflasi Daerah dan yang kedua program Kredit Usaha Rakyat Makmur (Kurma) yang dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Khatulistiwa,” ucap Ani Sofian pasca menerima piala penghargaan di Ruang VIP Kantor Wali Kota, Jumat (23/8/2024).
Pontianak dianggap berhasil kendalikan inflasi daerah karena Kota Pontianak menjadi kota kesembilan dengan angka inflasi terendah se-Indonesia dalam enam bulan terkahir. Angka inflasi di Kota Pontianak menyentuh 1,98 persen, dimana ini merupakan angka terendah dalam lima tahun terakhir.
Sedangkan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Khatulistiwa Pontianak menerima penghargaan sebagai Bank Pendorong Kredit Usaha Rakyat Paling Murah dan Cepat. Dimana program ini dapat mendata dan menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan dan perkembangan permodalan Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) yang ada di Kota Pontianak.
Untuk itu, Ani Sofian mengatakan bahwa penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk semua pihak dalam meningkatkan kinerjanya. Terutama untuk seluruh perangkat daerah yang ada di Pemkot Pontianak. Sehingga, semakin banyak dampak positif yang bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Pontianak.
“Untuk harapan kedepan, ini dapat kita tingkatkan lagi. Karena kinerja Kota Pontianak banyak untuk tahun ini. Semoga kedepan, harapannya kita bisa mendapatkan delapan hingga sepuluh penghargaan untuk Kota Pontianak,” jelas Ani.
Tribun Pontianak Award sendiri merupakan ajang apresiasi yang diberikan oleh media Tribun Pontianak kepada berbagai instansi dan lembaga pemerintah serta berbagai tokoh atas hasil kinerja dan karyanya. Selain itu, penghargaan ini juga menyasar instansi atau lembaga yang memiliki berbagai inovasi dan berdampak kepada masyarakat. (kominfo)
Pj Wako Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjung Raya I
Dinsos Berikan Pendampingan Pulihkan Psikologis Anak-anak
PONTIANAK - Untuk meringankan beban warga korban kebakaran di Jalan Tanjung Raya I Gang Vokal Kecamatan Pontianak Timur, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyerahkan bantuan berupa sandang dan pangan serta dokumen kependudukan. Bantuan berupa makanan siap saji, peralatan masak, kasur dan lainnya diserahkan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian kepada pihak keluarga korban di lokasi kebakaran, Jumat (23/8/2024).
“Kita juga sudah mengusulkan ke Kementerian Sosial untuk bantuan tali asih serta bedah rumah di tahun 2025,” ujar Ani Sofian.
Sebagaimana diketahui, kebakaran yang terjadi pada Kamis (22/8) sekira pukul 02.30 WIB dini hari telah merenggut korban jiwa sebanyak lima orang dan satu orang mengalami luka bakar. Saat ini korban yang selamat tengah dalam perawatan intensif di RSUD Soedarso.
“Saya, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pontianak menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.
Ani Sofian menambahkan, saat ini keluarga korban sementara menumpang di rumah sanak saudaranya. Pihak Dinas Sosial Kota Pontianak juga melakukan pendampingan terhadap korban yang selamat terutama anak-anak untuk pemulihan psikologisnya.
“Kita memberikan pendampingan untuk memulihkan psikologis anak-anak korban kebakaran,” ucapnya.
Agar peristiwa serupa tak terjadi lagi, Ani Sofian berharap masyarakat senantiasa waspada terhadap penyebab kebakaran, seperti kelistrikan, kompor gas, obat nyamuk bakar dan lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Pastikan kelistrikan dalam kondisi aman, kompor tidak menyala dan jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar,” pungkasnya. (prokopim/kominfo)
Pj Wako Takziah ke Rumah Duka Korban Kebakaran Tanray I
Sampaikan Belasungkawa, Pemkot Siapkan Bantuan bagi Korban
PONTIANAK – Lima orang korban meninggal dunia saat api melalap sebuah rumah di Gang Kadriah Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan Pontianak Timur. Selain lima korban meninggal dunia, musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (22/8/2024) dini hari sekira pukul 02.30 WIB juga mengakibatkan satu korban luka bakar dan mendapat perawatan di rumah sakit.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang tertimpa musibah kebakaran. Menurutnya, salah satu korban juga merupakan ASN di Kecamatan Pontianak Timur yang saat ini mendapat perawatan di rumah sakit akibat luka bakar.
“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Pontianak, menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan,” ucapnya usai takziah di rumah duka di Kampung Arab Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (22/8/2024).
Ani Sofian berharap, peristiwa kebakaran hingga merenggut korban jiwa ini menjadi yang terakhir kalinya terjadi. Pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada korban yang tertimpa musibah dan telah mengusulkan bantuan satu unit rumah ke Kementerian Sosial.
“Pemkot Pontianak akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia, disiapkan oleh Dinas Sosial dan ada juga dari BPBD,” tuturnya.
Agar peristiwa serupa tak terjadi lagi, Ani Sofian berharap masyarakat senantiasa waspada terhadap penyebab kebakaran, seperti kelistrikan, kompor gas, obat nyamuk bakar dan lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Pastikan kelistrikan dalam kondisi aman, kompor tidak menyala dan jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Pemkot Upaya Tingkatkan Universal Health Coverage JKN
Cakupan JKN di Pontianak Capai 87,86 persen
PONTIANAK - Kota Pontianak dengan jumlah penduduk sebanyak 680.852 jiwa saat ini tercatat memiliki cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 87,86 persen. Sementara Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98 persen di tahun 2024 menjadi target nasional.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyebut, Kota Pontianak dengan jumlah penduduk terbanyak se-Kalimantan Barat (Kalbar) dan anggaran yang terbatas, untuk mencapai target UHC juga besar.
“Maka dari itu, ukuran prestasi yang diberikan kepada daerah adalah bukan pencapaian 98 persen target nasional, melainkan yang dinilai adalah upaya untuk mencapai target nasional tersebut,” ujarnya usai penandatanganan komitmen implementasi pemindahan atau redistribusi kepesertaan JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (22/8/2024).
Redistribusi kepesertaan JKN di FKTP merupakan salah satu langkah percepatan dari implementasi kebijakan transformasi sistem kesehatan, di mana salah satu tujuannya adalah untuk peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Dengan adanya redistribusi ini diharapkan terjadi pemerataan beban pelayanan di fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan di FKTP serta peningkatan kepuasan peserta JKN,” kata Ani Sofian.
Ia menambahkan, jumlah fasilitas kesehatan di Kota Pontianak terdiri dari 14 rumah sakit, 23 puskesmas dan 82 klinik, dengan cakupan JKN 87,86 persen. Meski demikian, lanjut dia, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi dalam pelaksanaan program redistribusi ini.
“Seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang belum memadai serta kesiapan FKTP dalam menerima peserta baru,” ungkapnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen dalam mensukseskan Program JKN. Sebagaimana dibuktikan dengan pencapaian cakupan kepesertaan JKN yang terus meningkat, yang mana per Juli 2024 tercatat kepesertaan JKN di Kota Pontianak telah mencapai 87 persen dari total penduduk.
“Angka ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tutup Pj Wali Kota. (prokopim)