,
menampilkan: hasil
Doa Bersama Antar Keberangkatan Kafilah Pontianak
Kafilah Pontianak Siap Berlaga di MTQ ke-32 Kalbar di Landak
PONTIANAK - Rombongan Kafilah Kota Pontianak yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 di Kabupaten Landak mulai diberangkatkan. Keberangkatan rombongan menggunakan dua unit bus ini dilepas oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak Mulyadi di Jalan Prof M Yamin, Jumat (6/12/2024).
Mulyadi menerangkan, sebelumnya Pj Wali Kota Pontianak telah memberikan arahan kepada 74 orang kafilah beserta pendamping di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota sebelum keberangkatan rombongan ke Kabupaten Landak.
“Pagi ini saya selaku Ketua LPTQ mengantar rombongan yang akan berangkat ke Landak sekaligus kita berdoa bersama,” ujarnya usai melepas keberangkatan rombongan.
Ia berharap Kafilah Kota Pontianak mampu menjaga semangat, kekompakan dan sportivitas selama pelaksanaan MTQ. Mulyadi juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan membangun citra positif Kota Pontianak di ajang bergengsi ini.
"MTQ bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi dan dakwah. Kita berharap seluruh peserta dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kota Pontianak," katanya.
Sebanyak 74 peserta, terdiri dari qori dan qoriah dari berbagai cabang yang.diperlombakan, akan berkompetisi di MTQ Tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Landak. Kafilah Kota Pontianak juga didukung oleh tim pelatih, official dan pendamping yang telah mempersiapkan diri secara intensif selama beberapa bulan terakhir.
“Jadi mereka yang akan berlaga di MTQ Tingkat Kalbar ini telah mengikuti pemusatan latihan supaya saat tampil mendapatkan hasil terbaik,” tuturnya.
Sebelum rombongan berangkat, pelepasan dirangkaikan dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan kelancaran selama perjalanan hingga saat mengikuti lomba.
"Mari kita doakan agar Kafilah Kota Pontianak dapat pulang dengan prestasi yang membanggakan," pungkasnya.
MTQ ke-32 Tingkat Provinsi Kalbar akan berlangsung pada 8 –14 Desember 2024 di Kabupaten Landak. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan syiar Islam di Kalbar serta mendorong generasi muda untuk lebih mencintai Al Quran. (prokopim)
Kafilah Pontianak Target Juara Umum MTQ ke-32 Kalbar
Pj Wako Lepas 74 Orang Kafilah
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto secara simbolis melepas 74 orang kafilah Kota Pontianak yang akan berkompetisi dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Kabupaten Landak. Ia optimis apabila kafilah Kota Pontianak berhasil meraih juara umum.
“Pesan saya karena waktu masih panjang, yaitu jaga kesehatan, ini penting. Tetap kita banyak berdoa supaya bisa maksimal dalam penyelenggaraan,” katanya usai pelepasan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Rabu (4/12/2024).
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan keagamaan. Hal ini menurut Edi karena nilai rohani dapat memberikan dampak kepada individu yang akhirnya berpengaruh dalam pembangunan Kota Pontianak. Apalagi ketika meningkatkan integritas seseorang, diperlukan pemahaman agama yang baik.
“Ke depan mungkin di acara yang tidak ada pengaruh terhadap masalah agama yang lain, mungkin kita wajibkan pembacaan ayat suci Al Qur’an. Artinya para peserta tidak hanya berperan ketika lomba saja tetapi di setiap lini kehidupan, khususnya bagi seorang muslim,” tuturnya.
Tugas pemerintah dalam menjalankan roda kehidupan adalah fasilitator atau penunjang kebutuhan fisik. Sedangkan benteng masing-masing manusia, terang Edi, adalah agama. Dirinya berharap Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pontianak dapat meningkatkan integritas, termasuk kepada jajaran birokrasi pemerintahan.
“Tetap semangat, kompak dan optimis. Dengan optimis sudah 50 persen kita menang, sisanya harus konsentrasi,” ujarnya.
Wakil Ketua Kafilah MTQ Kota Pontianak, Aswani Samhudi memaparkan, terdapat 20 cabang lomba yang diikuti dengan melibatkan 43 peserta lomba. Sebelumnya, tim sudah melaksanakan pelatihan pemantapan terlebih dahulu selama dua tahap.
“Tahap pertama diberikan selama empat hari dan tahap kedua diberikan selama enam hari,” jelasnya.
Aswani menyampaikan, kegiatan MTQ akan dimulai dari tanggal 8-14 Desember. Di Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak nanti, kafilah akan didampingi petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
“Nanti juga dilaksanakan pawai kendaraan hias dan pameran yang melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kalbar. Untuk itu juga telah dibentuk tim penunjang yang melibatkan instansi dan unit terkait guna mensukseskan pelaksanaan MTQ,” pungkasnya. (kominfo)
Warga Pontianak Timur Antusias Ikuti Sipede Pamungkas
PONTIANAK – Masyarakat Pontianak Timur begitu antusias mendengar pemaparan sekaligus diskusi dalam program Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Daerah (Sipede) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak. Bukan tanpa sebab, melainkan materi yang disampaikan menyangkut kepentingan bersama, yaitu kesehatan dan ketertiban umum.
Camat Pontianak Timur M Akif mendorong warga di wilayahnya agar aktif memahami kebijakan Pemkot Pontianak. Hal itu agar timbul kesadaran bersama serta meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Partisipasi masyarakat dalam memahami kebijakan tentu menambah kemudahan bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kota Pontianak khususnya,” ujarnya usai membuka Sipede di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Kamis (21/11/2024).
Tentunya banyak potensi kewilayahan di Pontianak Timur, khususnya potensi wisata berbasis kebudayaan. Akif mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga fasilitas yang telah dibuat pemerintah.
Bukan hanya menerima paparan, pada forum ini, masyarakat juga dipersilahkan menyampaikan saran dan kritik demi pembangunan Kota Pontianak.
“Mudah-mudahan setelah sosialisasi semakin banyak warga yang aktif dan produktif dan selaras terhadap aturan pemerintah,” tuturnya.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Pontianak Vivi Salmiarni memaparkan, Sipede di Pontianak Timur menjadi penutup rangkaian sosialisasi di setiap kecamatan untuk tahun 2024. Melihat antusiasme peserta, pihaknya akan menggelar kembali Sipede untuk tahun 2025.
“Setiap tiga bulan kami rutin menggelar Sipede, berpindah dari wilayah ke wilayah, mudah-mudahan masyarakat setempat tercerahkan dengan program dan kebijakan Kota Pontianak,” terangnya.
Vivi melanjutkan, Diskominfo menyediakan wadah diskusi antara masyarakat dan pemangku kepentingan. Ia berharap keterlibatan anak muda membangun daerah, dimulai dari diskusi terkait kebijakan Pemkot Pontianak.
“Persoalan di Kota Pontianak beragam, di setiap wilayah kecamatan dan kelurahan persoalannya juga berbeda, anak muda juga harus terlibat membangun daerah dengan memahami aturan dan kebijakan,” ucapnya.
Khususnya di tengah derasnya arus informasi, Vivi ingin meluruskan setiap miskomunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Lewat Sipede, ia mengajak masyarakat khususnya untuk aktif memberikan pendapatnya.
“Di sini kita komunikasi dua arah, membahas semua persoalan sekitar, kami ingin tanggapan langsung masyarakat selain juga kami menyediakan laman lapor.go.id,” tutupnya. (kominfo)
Pj Wako Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada
Polresta Pontianak Gelar Rakor Lintas Sektoral dan Silaturahmi Kebangsaan
PONTIANAK - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak 2024 yang akan digelar 27 November mendatang, Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menekankan pentingnya menjaga kondusifitas agar tercipta rasa aman dan damai di masyarakat. Apalagi, dengan keberagaman dan situasi yang terjaga dengan baik menjadikan Kota Pontianak tetap harmonis.
“Kita melakukan kegiatan apapun sudah ada aturan dan Undang-undang yang berlaku. Oleh sebab itu, pastikan pelaksanaan Pilkada di Kota Pontianak dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujarnya usai rapat koordinasi lintas sektoral dan silaturahmi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Ballroom Presisi Polresta Pontianak, Sabtu (16/11/2024).
Edi Suryanto juga mengapresiasi inisiatif Polresta Pontianak dalam menggelar rakor lintas sektoral dan silaturahmi ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif selama proses Pilkada.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya suasana yang harmonis di Pontianak. Kepada semua pihak, mari kita sama-sama berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban,” pesan Pj Wali Kota.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi menyebut, pelaksanaan Pilkada hanya tinggal menghitung. Menjelang 11 hari pelaksanaan pemungutan suara, ia menyatakan, tidak ada kejadian yang menonjol di wilayah hukum Kota Pontianak. Dalam hal ini, situasi masih terkelola dengan baik dan kegiatan masyarakat masih berjalan normal.
“Pilkada adalah pesta demokrasi yang harus kita kawal bersama. Polresta Pontianak berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan nyaman," kata Kapolresta.
Kapolresta Pontianak menambahkan bahwa saat ini Polresta Pontianak melaksanakan kegiatan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, dimana program tersebut salah satunya memberantas atau memerangi judi dan narkoba. Salah satu bentuk yang sedang dilaksanakan pihaknya terkait program tersebut yakni kegiatan razia narkoba dan aktivitas judi.
“Mari kita sama-sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba maupun judi di Kota Pontianak,” tutupnya. (prokopim)