,
menampilkan: hasil
Masuki Purna Tugas, Kabag Prokopim Lazuardi Pamitan
Sekda Mulyadi : Meski Pensiun Tetap Jalin Silaturahmi
PONTIANAK - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Lazuardi memasuki masa purna tugasnya selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. "Hari ini saya sangat terharu dan tidak menyangka dengan masuknya saya pada masa pensiun diacarakan," ucapnya pada acara perpisahan di akhir masa baktinya di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Rabu (30/6/2021).
Genap 34 tahun 4 bulan, dirinya mengabdikan diri selaku ASN. Baginya, melepas jabatan dan status ASN merupakan hal yang lumrah bagi setiap ASN. "Sungguh berat rasanya untuk berpisah, berat bukan untuk meninggalkan jabatan tetapi kekompakan rekan-rekan yang tidak bisa saya lupakan," kata Lazuardi.
Selama menjabat Kabag Prokopim, dirinya mengaku seluruh bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Pontianak sangat mendukung sehingga bagian yang dipimpinnya bisa bekerja dengan baik. Tak lupa pula ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, jajaran Asisten dan Staf Ahli beserta seluruh kepala OPD dan jajaran Pemkot Pontianak atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan selama ia mengabdi selaku ASN. "Saya juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media, baik media cetak maupun elektronik yang telah sangat membantu kami dalam menjalankan tupoksi di Bagian Prokopim," ucapnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi menuturkan, pensiunnya seorang ASN patut disyukuri sebab tidak semua ASN bisa mencapai titik pensiun. "Jabatan tertinggi seorang ASN yakni pensiun, saya menyampaikan kepada Pak Lazuardi pada saat pamit harus bersyukur karena mencapai masa pensiun," ungkapnya.
Menurutnya, Lazuardi sudah sangat lama mengabdikan diri di jajaran Pemkot Pontianak. Dirinya mengenal Lazuardi sudah sejak lama. Di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Lazuardi sudah cukup familiar karena lamanya dia menduduki beberapa jabatan di lingkungan tersebut. "Selama saya menjadi Sekda, beliau menunjukkan dedikasi yang baik dan bisa mengkomunikasikan dengan semua pihak terkait karena untuk jabatan di Prokopim sangat berat dan penting," imbuh Mulyadi.
Ia berpesan kepada Lazuardi, meskipun setelah menyandang status pensiunan ASN agar tetap menjalin silaturahmi serta aktif di lingkungan masyarakat. "Beraktivitas di masyarakat dan tetap menjalin silaturahmi sehingga banyak yang bisa diperoleh," pungkasnya. (prokopim)
Dinyatakan Negatif Covid-19, Wali Kota Edi Kamtono Berbagi Pengalaman
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengabarkan kondisi terkininya selama menjalani isolasi setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa pekan lalu. Melalui sambungan telepon, Edi menyatakan bahwa kondisinya saat ini sudah membaik dan hasil swab dinyatakan negatif. Namun dirinya masih harus istirahat dalam beberapa hari untuk memulihkan kondisinya. "Tinggal istirahat dulu untuk memulihkan tenaga," ujarnya, Selasa (29/6/2021).
Sebelumnya, saat pertama kali terkonfirmasi positif Covid-19, dirinya menjalani isolasi mandiri di rumah. Kemudian sempat dirawat di RSUD Soedarso selama 10 hari. Namun karena kondisinya semakin membaik, ia kembali ke rumah untuk menjalani isolasi mandiri. "Setelah dari rumah sakit saya isolasi mandiri di rumah sambil memantau perkembangan kondisi Kota Pontianak melalui media sosial maupun berita-berita," imbuhnya.
Selama menjalani isolasi, Edi berbagi pengalaman hingga kondisinya terus membaik dan dinyatakan negatif. Selain istirahat yang cukup, ia tetap berpikiran positif, mengikuti anjuran dokter dan meminum obat-obatan. Untuk meningkatkan imunitas tubuh, ia mengkonsumsi vitamin dan berolahraga ringan serta berjemur di pagi hari. "Semua itu menjadi bagian mempercepat pemulihan hingga hasilnya negatif Covid-19. Itu yang paling penting dalam upaya penyembuhan dari terpapar Covid-19," tuturnya. (prokopim)
Ciptakan Generasi Qurani Melalui MTQ
MTQ ke-29 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur Mulai Digelar
PONTIANAK - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur mulai digelar. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka secara resmi MTQ di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Selasa (29/6/2021). Bahasan menyebut pelaksanaan MTQ ini sebagai upaya dalam menciptakan generasi yang Qurani sekaligus sebagai ajang untuk menyeleksi qori dan qoriah maupun hafiz dan hafizah terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Pontianak Timur pada MTQ Tingkat Kota Pontianak mendatang. "Tak kalah pentingnya pelaksanaan MTQ sebagai upaya untuk lebih menggerakkan syiat ajaran Al Quran," ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ ini penting dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Kota Pontianak sebab Al Quran mengutamakan pendidikan akhlak sebagai benteng dari hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. "Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat tanpa dibarengi dengan penerapan pengetahuan agama yang baik dan benar bisa membahayakan bagi kehidupan generasi muda," ucap Bahasan.
Dirinya juga bangga dengan para orang tua yang konsisten untuk terus mengajarkan akhlak Al Quran kepada anak-anaknya. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak juga berupaya mengembangkan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dan para guru ngaji sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Pontianak sebagai kota religius. "Saya berharap para orang tua dan guru ngaji di TPA maupun guru ngaji tradisional untuk proaktif meningkatkan pengajaran dan pengetahuan tentang Al Quran," pungkasnya. (prokopim)
Hapus Stigma Negatif, Canangkan Beting Bersinar
PONTIANAK - Pencanangan Kampung Tangguh Anti Narkoba 'Beting Bersih dari Narkoba (Bersinar)' mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap dengan dicanangkannya Beting Bersinar ini bisa menghapus stigma negatif yang melekat pada kampung itu. Dengan dibentuknya Kampung Bersinar ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Forkopimda, terutama Polri dimana pembentukan Kampung Tangguh Bersinar ini merupakan instruksi dari Kapolri. "Sehingga tidak ada lagi stigma negatif yang melekat pada Kampung Beting sebagai sarang narkoba," ujarnya usai membuka kegiatan Sosialisasi Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba 'Beting Bersinar' di Aula Kantor Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur, Senin (28/6/2021).
Bahasan menilai, langkah pembentukan Kampung Tangguh Beting Bersinar ini juga sebagai upaya menyadarkan masyarakat tentang bahaya narkoba sehingga bisa terlepas dari jerat narkoba. "Selain itu juga dalam rangka meminimalisir peredaran narkoba di kampung tersebut," ungkapnya.
Pihaknya berkomitmen untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba sebab dampak yang ditimbulkan sangat merugikan bagi semuanya, bahkan merusak sendi-sendi kehidupan kalau seandainya ada warga di lingkungan tersebut yang terpapar. Kriminalitas dan tindak kejahatan meningkat, generasi bangsa bisa rusak akibat narkoba. "Penyalahgunaan narkoba sudah tidak mengenal lagi status sosial masyarakat. Dari yang paling kaya hingga yang miskin sudah banyak yang terpapar narkoba," sebutnya.
Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo menuturkan, hakikatnya para tokoh masyarakat maupun RT tidak ingin ada stigma negatif di wilayahnya. Oleh sebab itu program Beting Bersinar ini mendapat respon positif. Sebagai upaya sosialisasi bahaya narkoba, pihaknya akan memetakan dulu kader-kader yang akan menyampaikan sosialisasi pada masyarakat. "Sehingga tidak ada lagi yang menjual, mengedarkan atau menggunakan narkoba di lingkungan tersebut," tuturnya.
Ia menambahkan program kelurahan bersih dari narkoba ini merupakan bagian dari Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). "Jadi dalam program Beting Bersinar itu akan ada kegiatan sosialisasi terkait bahaya narkoba dan sebagainya," imbuhnya. (prokopim)