,
menampilkan: hasil
Edi Kamtono Jalan Kaki dari Rumah ke Kantor Lihat Kondisi Kota
PONTIANAK - Hampir setiap Jumat pagi, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk berolahraga. Tanpa menggunakan sepeda, kali ini Edi berjalan kaki dari kediaman dinasnya Jalan Abdurrahman Saleh (BLKI) mulai pukul 05.40 WIB menuju ke Kantor Wali Kota. Rute yang ditempuh mulai dari kediaman dinas, Jalan Ahmad Yani, Teuku Umar, HOS Cokroaminoto, Jenderal Urip, Jenderal Sudirman dan berakhir di Kantor Wali Kota Jalan Rahadi Usman pukul 06.50 WIB. Menyusuri trotoar, sesekali ia melihat tanaman bunga yang ada di sepanjang trotoar. Petugas kebersihan yang tengah menyapu jalan disapa olehnya Dirinya juga sempat mampir melihat-lihat kondisi Taman Digulis dan Taman Catur. Saluran air juga tak luput dari pantauannya.
Edi menuturkan, aktivitas berjalan kaki dan lari-lari kecil ini dilakukannya dalam rangka Hari Olahraga Nasional sekaligus sebagai bentuk dukungan kepada atlet-atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlaga di Papua.
"Semoga atlet-atlet kita yang akan bertanding pada PON XX di Papua bisa meraih prestasi yang diharapkan," ujarnya, Jumat (17/9/2021).
Jarak yang ditempuhnya sekitar 8,9 kilometer. Meskipun jarak yang ditempuh lumayan jauh, namun dia tidak merasakan kelelahan karena jalan kaki yang dilakukannya menyesuaikan dengan kemampuan fisiknya.
"Jika fisik kita fit, kita mungkin bisa berlari lebih kencang dan jika santai jalan kaki saja," katanya.
Sambil berjalan kaki, Edi juga melihat situasi jalan yang dilaluinya seperti trotoar, pohon-pohon, kebersihan kota dan aktivitas masyarakat.
"Ada hal-hal yang saya temukan misalnya kerusakan di trotoar, ada pohon yang harus kita tata ulang dan harus dibersihkan serta banyak lagi," ungkapnya.
Tak puas berjalan kaki dari kediaman dinas menuju kantor, ia lanjut berjalan kaki menyusuri waterfront dari Jalan Bardanadi hingga ke Pasar Tengah untuk melihat progres pembangunan waterfront.
"Sambil mencari ide dan ilustrasi penataan di Pasar Tengah," imbuhnya. (prokopim)
Pasokan Vaksin Lancar, Edi Minta Warga Manfaatkan Kesempatan Untuk Divaksin
Targetkan 80 persen Capaian Vaksin Hingga Akhir Tahun
PONTIANAK - Capaian vaksinasi di Kota Pontianak saat ini sudah mencapai 48 persen dari jumlah total target 471 ribu jiwa bagi penduduk usia 12 tahun ke atas. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan dalam tempo beberapa hari vaksinasi di Kota Pontianak bisa mencapai 50 persen. Ia berharap akhir tahun ini capaian vaksinasi bisa mencapai 80 persen.
"Jadi kita berharap masyarakat manfaatkan ketersediaan vaksin yang sekarang sudah mulai lancar," ujarnya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Graha HMI Cabang Pontianak, Kamis (16/9/2021).
Dirinya menambahkan, untuk menyelesaikan target 80 persen capaian vaksinasi dilaksanakan secara bertahap. Hal itu bisa segera tercapai apabila masyarakat mendatangi sentra vaksinasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
"Suksesnya program vaksinasi ini selain ketersediaan vaksin, juga bergantung pada dukungan masyarakat untuk bersedia divaksin," katanya.
Sejauh ini, sudah banyak kalangan yang menggelar vaksinasi massal, mulai dari pemerintah, TNI/Polri, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, sekolah-sekolah setingkat SMP dan SMA dan sebagainya.
"Dan kita harus cepat berada di zona hijau dan level PPKM turun ke level 1, salah satunya melalui vaksin yang harus digencarkan," tutur Edi. (prokopim)
Permudah Akses Layanan Jasa Keuangan Bagi UMKM
Bahasan Minta TPAKD Perluas Akses Jasa Keuangan
PONTIANAK - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi unit yang strategis dalam menggerakkan perekonomian Kota Pontianak karena dapat menjangkau hingga lapisan masyarakat paling bawah. Oleh sebab itu akses layanan jasa keuangan sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha khususnya UMKM.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebut, UMKM tidak akan bisa bergerak optimal jika sistem keuangan tidak bersahabat dengan pelaku UMKM. Ia meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pontianak berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pemangku kepentingan terkait di Kota Pontianak untuk mendorong sistem keuangan agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sekaligus mengatasi kemiskinan. Peran TPAKD Kota Pontianak di masa pandemi sangat penting dan menjadi prioritas dalam melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak.
"Untuk itu kami minta kepada TPAKD segera menyusun program-program unggulan sesuai dengan potensi Kota Pontianak sekaligus memastikan terwujudnya akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Pontianak yang didukung oleh peran industri jasa keuangan," ujarnya saat membuka rapat pleno TPAKD Tahun 2021 di Aula Abdul Muis Muin Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kamis (16/9/2021).
Menurutnya, titik berat pembangunan Kota Pontianak pada saat ini adalah mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan terutama sebagai dampak pandemi Covid-19 dimana kebijakan permodalan pemasaran serta belum optimalnya peran serta pihak swasta dan perbankan dalam mendorong pengembangan produk unggulan daerah.
"Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu upaya yang kita lakukan yakni dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan seperti tabungan, kredit, asuransi, dana pensiun dan fasilitas pembayaran lainnya," ungkapnya.
Hal tersebut, lanjut Bahasan, sejalan dengan tujuan dan sasaran yang tertuang dalam RPJMD Kota Pontianak 2020-2024, yakni meningkatnya kesejahteraan, kemandirian, kreativitas dan daya saing masyarakat melalui dukungan peningkatan literasi dan akses keuangan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan dalam kerangka pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan di Kota Pontianak.
Pembangunan ekonomi Kota Pontianak tidak terlepas dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan literasi keuangan yang baik atau masyarakat yang berliterasi akan lebih mudah memahami hal-hal yang terkait dengan industri jasa keuangan serta memiliki informasi untuk mengakses industri jasa keuangan yang diperlukan.
"Sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam meningkatkan kesejahteraan," tuturnya. (prokopim)
Ramadhan dan Tiara Dinobatkan Bujang Dare Pontianak 2021
Wako Edi Kamtono : Promosikan Wisata Secara Virtual
PONTIANAK - Ramadhan Putra dan Tiara Lovianty dinobatkan sebagai Bujang Dare Pontianak tahun 2021. Penobatan pasangan tersebut setelah melalui keputusan juri pada Grand Final Bujang Dare yang digelar secara terbatas sesuai dengan protokol kesehatan di Hotel Harris Pontianak dan disiarkan melalui Live Streaming Channel Youtube Official Bujang Dare Pontianak, Rabu (15/9/2021).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi digelarnya pemilihan Bujang dan Dare ini sebagai wadah generasi muda dalam menyampaikan ide kreatif dan gagasan yang inovatif bagi kemajuan Kota Pontianak. Edi berharap kepada Bujang Dare yang terpilih bisa menjadi duta budaya dan pariwisata dalam mempromosikan pariwisata di Kota Pontianak agar lebih dikenal luas. Namun ditengah pandemi Covid-19 ini promosi wisata dilakukan dengan cara berbeda dengan memanfaatkan teknologi.
"Yakni secara virtual melalui media sosial dan kanal-kanal digital lainnya," ujarnya.
Hal terpenting yang ditekankannya adalah bagaimana Bujang Dare bisa memperkenalkan Kota Pontianak ke dunia luar. Tidak hanya dari sisi pariwisata, Bujang Dare juga diharapkan turut memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM yang ada di Kota Pontianak sehingga secara tidak langsung ikut membantu memasarkan produk UMKM secara luas.
"Hal ini menjadi bagian untuk memotivasi remaja-remaja kita berprestasi di sektor ekonomi kreatif yang tengah gencar digaungkan," ungkap Edi.
Dia berharap ajang pemilihan Bujang Dare Kota Pontianak ini menghasilkan duta daerah yang berkualitas sehingga menjadi panutan dan tauladan bagi para remaja khususnya dan masyarakat Kota Pontianak umumnya. Selain itu, Bujang Dare mampu meningkatkan perannya secara optimal, mendukung program pemerintah dalam rangka mendorong kemajuan di berbagai bidang.
"Sesuai dengan fungsi dan tugasnya dalam mengemban amanah sebagai duta budaya dan pariwisata daerah," pungkasnya. (prokopim)