,
menampilkan: hasil
Isi Akhir Pekan, Wawako Ikut Panahan Bersama Komunitas ACC
PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan bersama Komunitas Archery Center Club (ACC) mengisi akhir pekan dengan latihan memanah di lapangan panahan Jalan Media, pinggir Jalan Ahmad Yani, Sabtu (10/5/2025). Dengan dipandu oleh anggota ACC, Bahasan membidik sasaran dengan anak panah.
Bahasan bilang awalnya ia hanya sekadar jogging melintasi trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani. Namun saat melintasi kawasan komunitas panahan, ia diminta untuk ikut bergabung mencoba olahraga panahan. Menurutnya, memanah juga merupakan olahraga dalam rangka menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup di tengah aktivitas yang padat.
"Olahraga panahan selain menyehatkan, juga melatih konsentrasi dan kesabaran," ungkapnya.
Ia menilai kehadiran komunitas olahraga seperti ACC merupakan cara efektif untuk konsisten berolahraga sambil membangun jaringan sosial positif di masyarakat.
"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menginspirasi masyarakat Pontianak untuk aktif berolahraga dan memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat," ujar Bahasan.
Wakil Wali Kota Bahasan menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan olahraga panahan di Kota Pontianak, termasuk rencana pengembangan fasilitas dan penyelenggaraan kompetisi di masa mendatang.
"Pontianak memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet panahan berprestasi. Kita akan terus mengembangkan sarana dan prasarana serta memberikan dukungan penuh bagi komunitas-komunitas olahraga seperti ACC ini,” pungkasnya. (prokopim)
t
Mendiang Idham Terima Gelar ‘Legenda’ dari PS Pemkot Pontianak
PONTIANAK - Liga Persatuan Sepak Bola Pemerintah Kota Pontianak (PS Pemkot Pontianak) kembali digelar. Di seri ke-5 tahun 2025 sebanyak 6 klub perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut berpartisipasi. Kompetisi akan digelar selama kurun waktu lebih dari satu bulan sejak tanggal 6 Mei sampai 26 Juni.
Uniknya lagi, para OPD menggunakan nama sejumlah tim besar dari Liga 1 Indonesia, seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Semen Padang hingga Madura United.
Ketua Harian PSSI Kota Pontianak, Muchammad Yamin menerangkan, kompetisi ini memiliki pesan khusus, di antaranya mengenang wafatnya salah seorang pendiri PS Pemkot Pontianak, yaitu Muhammad Idham pada 7 Maret yang lalu. Di kesempatan itu pula, PS Pemkot Pontianak menyematkan gelar ‘legenda’ kepada mendiang Muhammad Idham.
“Ini laga PS Pemkot yang ke-5 dan sudah bergulir setiap tahun, kenapa digelar karena sebagai bentuk penghormatan kami kepada almarhum Bang Idham, mengenang jasa beliau. Kami memberikan gelar ‘legenda’ kepada beliau,” tuturnya, yang juga selaku Ketua PS Pemkot Pontianak usai membuka kompetisi di lapangan sepak bola Jalan Ujung Pandang, Selasa (6/5/2025).
Ajang kompetisi tersebut juga dimanfaatkan para ASN di lingkungan Pemkot Pontianak untuk bersilaturahmi tanpa memandang usia, gelar dan jabatan di dunia kerja. Semangat itu pula yang diharapkannya sampai kepada masyarakat Kota Pontianak untuk membiasakan gaya hidup sehat dengan olahraga.
“Misi kami adalah menjadikan olahraga sebagai ruang interaksi yang egaliter. Di lapangan, tidak ada sekat jabatan. Yang dinilai adalah kerja sama, strategi, dan respek antar pemain," ucapnya.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Ahmad Fadli menyampaikan, kegiatan olahraga dapat mencairkan hubungan antar pegawai yang membeku. Untuk itu ia berpesan agar para pemain menggunakan momentum tersebut sebagai jembatan dalam mempererat tali kekeluargaan.
“Sehingga terjalin chemistry antar pegawai, sehingga pekerjaan bisa dengan mudah diselesaikan,” imbuhnya.
PS Pemkot Pontianak mengusung moto ‘Bola adalah Teman’. Fadli berharap seluruh peserta menjaga kesehatan selama laga berlangsung.
“Jaga kesehatan, main santai, ini bukan untuk cari prestasi tapi mencari kebahagiaan,” tutupnya, yang juga sebagai Ketua Harian PS Pemkot Pontianak. (kominfo)
Stadion Keboen Sajoek Segera Beroperasi Usai Renovasi
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memaparkan, progres renovasi Lapangan Sepak Bola Keboen Sajoek. Dari hasil peninjauan di lapangan, rumput telah tumbuh sekitar 90 persen. Tahapan selanjutnya adalah pemeliharaan dan perataan rumput.
“Saya sudah meninjau, rumput di PSP sudah tumbuh 90 persen, tinggal diratakan dan dirapikan,” ujarnya, Selasa (6/5/2025).
Ia menargetkan stadion kebanggaan warga Kota Pontianak itu mulai beroperasi dalam waktu dekat. Uji coba perdana rencananya akan dilakukan melalui penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
“Masih ada beberapa benjolan, artinya perlu diratakan dengan mesin gilas. Harapannya, dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan uji coba,” jelas Edi.
Renovasi Lapangan Keboen Sajoek dimulai pada Juli 2024. Selama proses renovasi, seluruh aktivitas olahraga dihentikan sementara dan dialihkan ke lokasi lain. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal Almutahar menambahkan, perbaikan meliputi rumput lapangan, saluran pembuangan, serta pembenahan tribun penonton.
“Yang paling utama akan kami benahi adalah lapangan. Lapangan ini sudah tidak memenuhi standar, ada bagian yang cekung. Begitu pula dengan saluran got dan sistem pembuangannya yang juga tidak sesuai standar,” imbuh Rizal.
Menurutnya, Lapangan Keboen Sajoek telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pontianak, apalagi letaknya yang strategis di jantung kota menjadikannya lokasi favorit untuk berolahraga, khususnya sepak bola.
“Lapangan ini menjadi pilihan utama masyarakat. Karena lokasinya berada di jantung kota, tidak heran jika antusiasme masyarakat untuk menggunakannya cukup tinggi,” pungkasnya. (kominfo)
Wali Kota Dukung Komunitas Runners untuk Wujudkan Kota Ramah Olahraga
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan komitmen Pemerintah Kota Pontianak untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas olahraga warga, termasuk lari. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Fun Run yang dirangkaikan dengan silaturahmi para pelari (runners) yang digelar Komunitas Agak Telat Lari (ATLR) di Halaman Museum Kalbar, Minggu (4/5/2025).
"Kita akan terus melanjutkan pembangunan trotoar, waterfront dan infrastruktur lainnya agar Pontianak menjadi salah satu kota yang ramah terhadap para olahragawan, terutama pejalan kaki dan pelari," ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Edi Kamtono mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi menciptakan Pontianak sebagai kota olahraga (sport city) dan destinasi wisata olahraga (sport tourism) yang bersih, hijau dan sehat.
"Ke depan, kita akan menggelar berbagai event berskala lokal, regional dan nasional bahkan internasional di Kota Pontianak. Dalam waktu dekat, kita juga akan menyelenggarakan Dragon Boat Internasional dan kegiatan-kegiatan lainnya," tambahnya.
Ia juga menyampaikan dukungan penuhnya terhadap komunitas pelari (runners) di Kota Pontianak. Aktivitas olahraga ini dinilai sebagai bentuk kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa menjadi semangat bagi para runners dalam beraktivitas di Kota Pontianak," ucapnya.
Edi berharap silaturahmi dengan komunitas runners dapat mempererat keakraban dan menumbuhkan semangat bersama untuk menciptakan Kota Pontianak sebagai kota yang ramah terhadap kegiatan olahraga serta menjadi salah satu destinasi wisata olahraga yang diminati.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat menarik minat generasi muda dan seluruh warga Kota Pontianak untuk gemar berolahraga, setidaknya dengan jalan kaki atau berlari,” pungkasnya. (prokopim)