,
menampilkan: hasil
Keseruan Laga Sepak Bola antar Wali Kota di APEKSI Surabaya
Wako Edi Kamtono Unjuk Kepiawaian Bermain Sepak Bola
SURABAYA - Masih dalam rangkaian pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut bergabung membela Tim APEKSI City dalam pertandingan sepak bola antar wali kota se-Indonesia di Lapangan Thoe Surabaya, Sabtu (10/5/2025). Tim APEKSI United menjadi lawan timnya pada laga pertandingan persahabatan.
Kepiawaian Edi dalam bermain bola sudah tidak diragukan lagi. Jersey putih kombinasi abu-abu menjadi pelengkap semangat dalam mengalahkan tim lawan. Beberapa kali, ia juga melakukan dribble yang baik. Bahkan sesekali beberapa gocekan mampu menipu bek lawan yang dijaga pemain naturalisasi. Pertandingan itu berjalan seru. Apalagi kondisi rumput tempat Edi bermain sangat baik. Representatif, sehingga para pemain mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Itu dikarenakan kondisi rumputnya bagus. Pemain juga terhindar dari cidera.
“Secara keseluruhan pertandingan ini berjalan dengan menarik. Penuh keseruan, sebab tim ini pemainnya Wali Kota se Indonesia. Saya juga merasakan bermain di rumput yang bagus. Ketika membawa bola nyaman, jauh dari bahaya cidera,” ujarnya.
Pertandingan persahabatan sesama Wali Kota ini menjadi ajang silaturahmi. Edi bilang silaturahmi bisa dilakukan dimana saja. Salah satunya di lapangan bola. Selain semakin akrab, dengan berolahraga kondisi tubuh prima dan menjadi sehat.
“Kesempatan ini menjadi momen wali kota-wali kota se-Indonesia saling bersilaturahmi dan mempererat hubungan antar pemerintah kota,” imbuhnya.
Dia mengatakan, dalam upaya peningkatan sarana prasarana lapangan sepak bola di Pontianak, tahun lalu Pemkot Pontianak juga sudah melakukan perbaikan untuk lapangan Keboen Sajoek. Pengerjaan utamanya fokus pada perbaikan rumput lapangan. Saat ini sudah jadi, tinggal perawatan dan melihat pertumbuhan rumput yang merata. Jika sudah rata dan akar-akar bagian bawah rumput sudah menyatu, maka lapangan tersebut bisa dipakai kembali.
“Harapannya dengan bagusnya kondisi rumput lapangan PSP, maka Pontianak ke depan bisa menciptakan bibit pemain sepak bola Pontianak yang handal,” pungkasnya. (prokopim)
Isi Akhir Pekan, Wawako Ikut Panahan Bersama Komunitas ACC
PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan bersama Komunitas Archery Center Club (ACC) mengisi akhir pekan dengan latihan memanah di lapangan panahan Jalan Media, pinggir Jalan Ahmad Yani, Sabtu (10/5/2025). Dengan dipandu oleh anggota ACC, Bahasan membidik sasaran dengan anak panah.
Bahasan bilang awalnya ia hanya sekadar jogging melintasi trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani. Namun saat melintasi kawasan komunitas panahan, ia diminta untuk ikut bergabung mencoba olahraga panahan. Menurutnya, memanah juga merupakan olahraga dalam rangka menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup di tengah aktivitas yang padat.
"Olahraga panahan selain menyehatkan, juga melatih konsentrasi dan kesabaran," ungkapnya.
Ia menilai kehadiran komunitas olahraga seperti ACC merupakan cara efektif untuk konsisten berolahraga sambil membangun jaringan sosial positif di masyarakat.
"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menginspirasi masyarakat Pontianak untuk aktif berolahraga dan memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat," ujar Bahasan.
Wakil Wali Kota Bahasan menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan olahraga panahan di Kota Pontianak, termasuk rencana pengembangan fasilitas dan penyelenggaraan kompetisi di masa mendatang.
"Pontianak memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet panahan berprestasi. Kita akan terus mengembangkan sarana dan prasarana serta memberikan dukungan penuh bagi komunitas-komunitas olahraga seperti ACC ini,” pungkasnya. (prokopim)
t
Mendiang Idham Terima Gelar ‘Legenda’ dari PS Pemkot Pontianak
PONTIANAK - Liga Persatuan Sepak Bola Pemerintah Kota Pontianak (PS Pemkot Pontianak) kembali digelar. Di seri ke-5 tahun 2025 sebanyak 6 klub perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut berpartisipasi. Kompetisi akan digelar selama kurun waktu lebih dari satu bulan sejak tanggal 6 Mei sampai 26 Juni.
Uniknya lagi, para OPD menggunakan nama sejumlah tim besar dari Liga 1 Indonesia, seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Semen Padang hingga Madura United.
Ketua Harian PSSI Kota Pontianak, Muchammad Yamin menerangkan, kompetisi ini memiliki pesan khusus, di antaranya mengenang wafatnya salah seorang pendiri PS Pemkot Pontianak, yaitu Muhammad Idham pada 7 Maret yang lalu. Di kesempatan itu pula, PS Pemkot Pontianak menyematkan gelar ‘legenda’ kepada mendiang Muhammad Idham.
“Ini laga PS Pemkot yang ke-5 dan sudah bergulir setiap tahun, kenapa digelar karena sebagai bentuk penghormatan kami kepada almarhum Bang Idham, mengenang jasa beliau. Kami memberikan gelar ‘legenda’ kepada beliau,” tuturnya, yang juga selaku Ketua PS Pemkot Pontianak usai membuka kompetisi di lapangan sepak bola Jalan Ujung Pandang, Selasa (6/5/2025).
Ajang kompetisi tersebut juga dimanfaatkan para ASN di lingkungan Pemkot Pontianak untuk bersilaturahmi tanpa memandang usia, gelar dan jabatan di dunia kerja. Semangat itu pula yang diharapkannya sampai kepada masyarakat Kota Pontianak untuk membiasakan gaya hidup sehat dengan olahraga.
“Misi kami adalah menjadikan olahraga sebagai ruang interaksi yang egaliter. Di lapangan, tidak ada sekat jabatan. Yang dinilai adalah kerja sama, strategi, dan respek antar pemain," ucapnya.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Ahmad Fadli menyampaikan, kegiatan olahraga dapat mencairkan hubungan antar pegawai yang membeku. Untuk itu ia berpesan agar para pemain menggunakan momentum tersebut sebagai jembatan dalam mempererat tali kekeluargaan.
“Sehingga terjalin chemistry antar pegawai, sehingga pekerjaan bisa dengan mudah diselesaikan,” imbuhnya.
PS Pemkot Pontianak mengusung moto ‘Bola adalah Teman’. Fadli berharap seluruh peserta menjaga kesehatan selama laga berlangsung.
“Jaga kesehatan, main santai, ini bukan untuk cari prestasi tapi mencari kebahagiaan,” tutupnya, yang juga sebagai Ketua Harian PS Pemkot Pontianak. (kominfo)
Stadion Keboen Sajoek Segera Beroperasi Usai Renovasi
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memaparkan, progres renovasi Lapangan Sepak Bola Keboen Sajoek. Dari hasil peninjauan di lapangan, rumput telah tumbuh sekitar 90 persen. Tahapan selanjutnya adalah pemeliharaan dan perataan rumput.
“Saya sudah meninjau, rumput di PSP sudah tumbuh 90 persen, tinggal diratakan dan dirapikan,” ujarnya, Selasa (6/5/2025).
Ia menargetkan stadion kebanggaan warga Kota Pontianak itu mulai beroperasi dalam waktu dekat. Uji coba perdana rencananya akan dilakukan melalui penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
“Masih ada beberapa benjolan, artinya perlu diratakan dengan mesin gilas. Harapannya, dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan uji coba,” jelas Edi.
Renovasi Lapangan Keboen Sajoek dimulai pada Juli 2024. Selama proses renovasi, seluruh aktivitas olahraga dihentikan sementara dan dialihkan ke lokasi lain. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal Almutahar menambahkan, perbaikan meliputi rumput lapangan, saluran pembuangan, serta pembenahan tribun penonton.
“Yang paling utama akan kami benahi adalah lapangan. Lapangan ini sudah tidak memenuhi standar, ada bagian yang cekung. Begitu pula dengan saluran got dan sistem pembuangannya yang juga tidak sesuai standar,” imbuh Rizal.
Menurutnya, Lapangan Keboen Sajoek telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pontianak, apalagi letaknya yang strategis di jantung kota menjadikannya lokasi favorit untuk berolahraga, khususnya sepak bola.
“Lapangan ini menjadi pilihan utama masyarakat. Karena lokasinya berada di jantung kota, tidak heran jika antusiasme masyarakat untuk menggunakannya cukup tinggi,” pungkasnya. (kominfo)