Wako Edi: MTQ Kalbar Momentum Perkuat Syiar dan Persaudaraan

KAYONG UTARA – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat syiar Islam, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat persaudaraan antardaerah di Kalimantan Barat.

“MTQ ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah ruang untuk memperkuat kecintaan kita kepada Al-Qur’an, mempererat ukhuwah, dan memperkuat persaudaraan seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya ketika pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pantai Pulau Datuk, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026) malam.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-34 Kalbar. Menurutnya, suasana pembukaan di Pantai Pulau Datuk memberi kesan tersendiri karena memadukan syiar keagamaan, keindahan alam, dan semangat kebersamaan masyarakat.

“Kayong Utara menyambut kafilah dari berbagai daerah dengan sangat baik. Mudah-mudahan penyelenggaraan MTQ ini berjalan lancar, sukses, dan memberi kesan yang baik bagi seluruh peserta,” katanya.

Edi juga memberikan dukungan kepada kafilah Kota Pontianak yang mengikuti berbagai cabang lomba. Ia berharap seluruh peserta menjaga kesehatan, kekompakan, dan mental selama mengikuti rangkaian MTQ.

Menurutnya, peserta Kota Pontianak telah melalui proses seleksi dan pembinaan mulai dari tingkat kecamatan hingga kota. Karena itu, ia berharap para peserta dapat tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik.

“Kepada kafilah Kota Pontianak, saya berpesan agar tetap semangat, jaga kesehatan, jaga adab, dan tampil dengan kemampuan terbaik. Ikhtiar sudah dilakukan, latihan sudah dijalani, sekarang saatnya memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Edi menekankan, prestasi memang menjadi harapan, tetapi nilai utama MTQ adalah bagaimana Al-Qur’an semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Ia ingin peserta tidak hanya mengejar juara, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.

“Juara tentu kita harapkan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an hadir dalam kehidupan kita, dalam keluarga, dalam masyarakat, dan dalam pelayanan kepada sesama,” jelasnya.

Ia menambahkan, MTQ juga menjadi bagian penting dari pembinaan generasi Qur’ani di Kota Pontianak. Melalui kegiatan ini, anak-anak dan generasi muda didorong untuk semakin mencintai Al-Qur’an, baik melalui tilawah, tahfiz, tafsir, syarhil, fahmil, kaligrafi, maupun cabang lainnya.

Edi berharap keikutsertaan Kota Pontianak pada MTQ ke-34 Kalbar dapat membawa hasil terbaik sekaligus memperkuat pembinaan berkelanjutan yang dilakukan LPTQ Kota Pontianak.

“Mudah-mudahan kafilah Kota Pontianak diberi kelancaran, kesehatan, dan hasil terbaik. Semoga MTQ ini membawa keberkahan bagi Kalimantan Barat dan semakin menguatkan syiar Al-Qur’an di Kota Pontianak,” pungkasnya. (prokopim)