Stand Pontianak di MTQ Kalbar Tampilkan UMKM dan Identitas Budaya Kota

KAYONG UTARA – Stand Kota Pontianak pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kayong Utara menjadi etalase promosi produk lokal, UMKM, dan identitas budaya Kota Pontianak.

Stand yang berada di kawasan arena MTQ tersebut tampil dengan nuansa hijau dan kuning, dipadukan ornamen khas Melayu serta desain menyerupai gerbang. Tampilan itu memberi kesan hangat, terbuka, dan mudah dikenali sebagai representasi Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan bahwa keikutsertaan Kota Pontianak dalam MTQ tidak hanya berfokus pada aspek syiar keagamaan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah. 

“Melalui stand ini, kita ingin menunjukkan bahwa Pontianak memiliki UMKM yang terus berkembang, kreatif, dan mampu bersaing,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Berbagai produk lokal dipamerkan di dalam stand, mulai dari makanan ringan kemasan, kue kering, aneka keripik, produk olahan pangan, minuman kemasan, hingga produk kuliner siap jual dari pelaku UMKM Pontianak.

Selain produk makanan, stand Pontianak juga menampilkan kerajinan dan produk kreatif, seperti tas bermotif kain tradisional, tas anyaman, kain bercorak khas daerah, busana, serta berbagai suvenir yang mencerminkan kekayaan kreativitas pelaku usaha lokal.

Kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ruang syiar Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Stand Pontianak juga menjadi ruang promosi bagi UMKM agar semakin dikenal luas. Melalui kegiatan berskala provinsi seperti MTQ, pelaku usaha lokal memiliki kesempatan memperluas pasar, memperkenalkan kualitas produk, serta membangun jejaring dengan pengunjung dari luar daerah.

Nuansa budaya yang ditampilkan juga memperkuat karakter Pontianak sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman, tradisi Melayu, serta aktivitas perdagangan dan jasa. Perpaduan produk pangan, kerajinan, kain, dan busana menjadikan stand ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Selain sebagai tempat pameran, stand Pontianak menjadi ruang interaksi antara pengunjung dan perwakilan daerah. Pengunjung dapat melihat langsung ragam produk unggulan, mengenal cerita di balik produk, sekaligus merasakan keramahan khas Kota Pontianak.

Kehadiran stand ini diharapkan memberi dampak positif bagi promosi daerah. Tidak hanya mengenalkan Pontianak melalui kafilah dan mobil hias, tetapi juga melalui karya nyata masyarakat, terutama pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Dengan tampilan yang rapi, produk yang beragam, serta identitas visual yang kuat, stand Kota Pontianak menjadi bagian dari semarak MTQ ke-34 Kalbar sekaligus memperlihatkan bahwa syiar, budaya, dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan. (prokopim)